News / Metropolitan
Selasa, 05 Mei 2015 | 14:29 WIB
Ilustrasi pendataan tersangka preman. [Antara/Wahyu Putro]

Suara.com - Petugas Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) dan jajaran kepolisian wilayah menciduk sebanyak 726 orang yang diduga preman yang meresahkan masyarakat.

"Kita amankan 726 orang yang diduga preman pada sejumlah wilayah," ungkap pejabat sementara Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombespol Budi Widjanarko, di Jakarta, Selasa (5/5/2015).

Budi mengatakan, Polda Metro Jaya bersama Polres di wilayah menggelar Operasi Cipta Kondisi tersebut secara serentak pada Senin (4/5). Dikatakannya, Operasi Cipta Kondisi ini menyasar sejumlah orang yang meresahkan masyarakat di pusat perbelanjaan, terminal, pasar, serta stasiun kereta.

Budi menyebutkan, dari ratusan yang diamankan, sebanyak 15 orang terbukti membawa senjata tajam dan minuman keras. Sementara sebanyak 711 orang lainnya didata dan dibina.

Selain memproses hukum 15 orang, polisi juga menyita barang bukti berupa dua bilah senjata tajam, empat unit telepon selular, kabel, satu buah gunting, arloji, uang tunai Rp754.000, sebanyak 25 dus dan 124 botol minuman beralkohol, serta 96 batang besi.

Dalam operasi ini, petugas disebut mengamankan warga yang antara lain berprofesi sebagai juru parkir liar, pengamen, serta gelandangan. Budi menambahkan bahwa Polda Metro Jaya dan jajaran sengaja menggelar Operasi Cipta Kondisi guna menghadapi kondisi keamanan jelang Ramadan. [Antara]

Load More