News / Internasional
Selasa, 05 Mei 2015 | 16:47 WIB
Bocah berlarian di antara reruntuhan bangunan di Kathmandu, Nepal. (5/5). (Reuters/Athit Perawongmetha)

Suara.com - Pemerintah Nepal, hari Selasa (5/5/2015), menyatakan relawan kemanusiaan dari militer Nepal akhirnya berhasil mengirimkan bantuan kepada korban gempa di tempat-tempat terpencil. Sementara itu, menurut laporan terakhir, jumlah korban tewas akibat gempa 7,8 skala richter yang terjadi pada Sabtu (25/4/2015) mencapai 7.557 orang.

Pemerintah mengatakan, lebih dari 131.500 anggota militer dan kepolisian Nepal ambil bagian dalam operasi penyelamatan besar-besaran. Kerja mereka dibantu oleh lebih dari 100 tim relawan kemanusian mancanegara.

"Situasi di negara ini perlahan mulai normal karena bantuan kemanusiaan sudah tiba di lokasi-lokasi yang penting, yang paling parah terdampak," kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Nepal Laxmi Prasad Dhakal seperti dikutip AFP.

"Semua orang berupaya kembali ke kehidupan normal mereka dan tangan-tangan pemerintah terus bekerja untuk memastikan agar seluruh bantuan disediakan selama dibutuhkan orang. Kami melakukan yang terbaik," lanjut Laxmi.

Pusat Operasi Darurat Nasional merilis data jumlah terbaru korban tewas akibat gempa, yakni 7.557 jiwa, sementara korban luka mencapai 14.536 orang. (CNA/AFP)

Load More