Suara.com - Kabareskrim Polri Komjen Pol Budi Waseso mengaku siap diperiksa untuk dimintai keterangan, dalam kasus salah seorang perwira menengah di Direktorat (Dit) IV Narkoba Bareskrim Polri yang diduga menerima suap Rp5 miliar dari bandar sabu.
"Saat ini sudah diamankan di Propam (Bidang Profesi dan Pengamanan) dan dilakukan pemeriksaan. Nanti semua akan diperiksa. Atasannya, nanti kalau perlu Kabareskrim diperiksa," ungkap Budi Waseso, di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (6/5/2015).
Dalam pemeriksaan nanti, sosok yang biasa disapa Buwas ini mengaku juga tidak menutup mata jika ada anggota polisi lainnya yang terlibat. Termasuk menurutnya bahkan atasan pelaku.
"Nanti akan kita kembangkan. Bisa iya (atasan terlibat), bisa tidak. Nanti (tergantung) hasil pemeriksaan dari Propam Polri," ujarnya.
Yang jelas penindakan ini, kata Buwas pula, adalah sebagai bentuk dari tekad Polri untuk melakukan tindakan bersih-bersih. Karenanya menurutnya, terhadap setiap oknum polisi yang melakukan pelanggaran hukum akan dilakukan penindakan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
2 Eks PM Israel Bersatu Mau Gulingkan Benjamin Netanyahu
-
Dugaan Motif Anti-Kristen Terungkap dalam Manifesto Penembakan di Gala Dinner Donald Trump
-
Gempa Hokkaido Magnitudo 6,2 Picu Risiko Tanah Longsor
-
3 Demo Bakal Kepung Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Imbau Warga Hindari Sejumlah Titik
-
Lokasi Penembakan di Acara Trump Sama dengan TKP Percobaan Pembunuhan Reagan
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank