Suara.com - Dolores 'Lola' Gonzales, seorang perempuan tua, mengurung dirinya sendiri di dalam rumahnya di Reynosa, Meksiko Utara, karena tak dikunjungi oleh anaknya selama bertahun-tahun.
Anak Dolores, Yesenia, Juana, dan Dora, sudah bertahun-tahun menetap di Amerika Serikat. Sejak meninggalkan Meksiko, mereka belum pernah sekali pun mengunjungi ibunya yang tua termakan usia.
Di dalam rumah, Dolores hidup tanpa listrik, air dan makanan. Untuk mendapatkan makanan dan air, Dolores dibantu oleh para tetangga baik hati.
"Saya sudah terbiasa 'dikurung'. Saya ingin tinggal di sini karena anak saya mungkin suatu hari akan datang mengunjungi saya," kata Dolores seperti dikutip dari laman metro.co.uk
Guna menolong Dolores, para tetangga akhirnya membuatkan video soal kondisi perempuan tersebut, yang dimasukkan ke dalam sejumlah media sosial. Video diharapkan dilihat oleh anak Dolores, agar mereka mau menjenguk ibunya.
Tapi, bukan sang anak yang datang. Beberapa saat setelah video itu disebar, petugas sosial Meksiko mengungjungi rumah Dolores dan memintanya untuk pindah ke panti sosial, guna hidup lebih layak.
Meski demikian, Dolores tetap tak bergeming. Dia tak mau pindah, sampai anaknya datang menjenguknya.
"Ini adalah cara mereka (anak-anak Dolores-RED) menjaga saya. Saya rela seperti ini," ujar Dolores.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Saling Terhubung via HT, 21 'Sniper' Pasang Badan Jaga Kampung Narkoba di Samarinda Selama 4 Tahun!
-
Dibanding Era Habibie, Tekanan Rupiah Kini Dinilai Lebih Berat karena Utang Luar Negeri Membengkak
-
Perang AS - Iran Makin Parah, Donald Trump Lakukan Hal Tak Terduga Ini
-
Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global
-
Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha
-
Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik
-
KPK Akan Periksa Muhadjir Effendy soal Mekanisme Pembagian Kuota Haji 2023-2024
-
Babak Baru Kasus Jeffrey Epstein: 10 Korban Baru di Prancis dan Keterlibatan Agensi Model
-
Komarudin PDIP Sentil Pernyataan Prabowo Soal Rupiah: Ingat, 1998 Dolar Naik Semua Harga Melambung
-
Meutya Hafid Peringatkan E-Wallet dan Operator Seluler: Jadi Alat Transaksi Judi Online