Suara.com - Gencarnya isu reshuffle menteri pada Kabinet Kerja memberikan peluang bagi Golkar versi Aburizal Bakrie, salah satu pendukung utama kubu oposisi, untuk membelot mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo, demikian diisyaratkan politikus Golkar, Muhammad Misbakhun.
"Kalau Golkar diajak, alhamdulilah, Golkar diberi kesempatan untuk menjalankan program-program presiden," kata Misbakhun dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (9/4/2015).
Namun, hingga saat ini dirinya tidak tahu sama sekali apakah komunikasi sudah dilakukan oleh pihaknya atau belum. Semua keputusan, kata bekas politiks PKS itu, diserahkan kepada Ical.
Pasalnya, tambah Misbakhun, Golkar sejauh ini belum menutup kemungkinan bergabung dengan pemerintah, apalagi akhir-akhir ini hubungan antara kelompok pendukung pemerintah dengan kelompok Koalisi Merah Putih kian mencair.
"Yang tahu Pak Ical, kan selama ini sudah melakukan (komunikasi)," kata Anggota Komisi XI DPR RI tersebut.
Sementara terkait bidang yang ingin ditempati kadernya dalam pemerintahan, dirinya mengaku bahwa sumber daya manusia Golkar merata di semua bidang. Karenanya, di manapun mereka ditempatkan, Golkar pasti akan sanggupi.
"Itu hak presiden, Golkar mempunyai keahlian di semua bidang," tutupnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tegaskan Program Tetap Lanjut, Pemerintah Buka Suara soal Kematian Dua Calon Pengelola Kopdes
-
Tak Hanya Yuvita! Korban Lain Taufik Hidayat Mulai Bicara di Medsos, Polda Jabar Buru Jejak Sadisnya
-
Stella Christie Dorong Mahasiswa dan Dosen RI Manfaatkan Beasiswa ke China
-
Kasus YTR di Bandung Ungkap Bahaya Kekerasan dalam Pacaran yang Kerap Tak Disadari
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro
-
Bukan Menolak Lirboyo, Ini Sebenarnya yang Terjadi Saat Munas di Ploso
-
Kasus YTR Tuai Kecaman, Negara Diminta Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Gender
-
Pemkab Bangkalan Borong Jajanan PKL Saat Penyambutan Prabowo, Warga Nikmati Pembagian Gratis
-
Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA
-
Wacana Gabungkan Pidsus dan Pidum, Burhanuddin Nilai Koordinasi Penanganan Perkara Lebih Efektif