Suara.com - Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri Satrio berpendapat agar Presiden Joko Widodo segera mengevaluasi kinerja para menteri di Kabinet Kerja untuk meningkatkan kinerja pemerintahan.
"Pemerintah dapat mengevaluasi kinerja para menteri yang mendapatkan rapor merah sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kinerja para menteri," kata Hendri dalam diskusi soal evaluasi pemerintahan Jokowi-JK di Jakarta Pusat, Minggu (10/5/2015).
Selain itu, Jokowi juga diharapkan dapat menjaga jarak dengan PDI Perjuangan sebagai partai pengusung agar tetap independen dalam mengambil keputusan.
"Responden melihat bahwa faktor dukungan publiklah yang menjadi faktor utama mempengaruhi bertahannya pemerintahan Jokowi-JK selama lima tahun ke depan," kata dia.
Jokowi, kata Hendri juga harus menepati janji kampanyenya dan melaksanakan kebijakan yang bisa dijalankan oleh para pembantunya dengan baik.
"Pemerintah dapat menggunakan policy-research oriented sebelum membuat sebuah membuat kebijakan, agar kebijakan yang diputuskan tidak mendapatkan tentangan di masyarakat," katanya.
Juru bicara kelompok diskusi dan kajian opini publik Indonesia (kedaiKOPI) itu berharap hasil kajian ini menjadi rekomendasi bagi pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla dalam mengambil kebijakan-kebijakan yang terkait dengan kepentingan publik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Rincian Aset Bandar Koko Erwin Senilai Rp15,3 M Disita Polisi: Gudang, Toko dan Deretan Mobil Hiace
-
Dahaga Menahun Berakhir, 295 Rumah di Semanan Kini Nikmati Air Bersih dari Waduk Aseni
-
Angka Putus Sekolah Tinggi, Pramono Buka Opsi Tambah Sekolah Gratis
-
Baleg DPR Dukung UU Pembatasan Uang Tunai, Dinilai Ampuh Tekan Politik Uang
-
Donald Trump Lanjut Blokade Selat Hormuz: Iran Tercekik Seperti Babi yang Dipanggang
-
Gus Ipul Bongkar Sosok Nurhayati, Aktivis Muslimat NU yang Gugur dalam Kecelakaan KRL
-
Donald Trump Minta Israel Jangan Asal Bom Lebanon, Serangan Harus Tepat Sasaran
-
Apresiasi Praja IPDN, Wamendagri Bima: Latih Kepemimpinan Atasi Dinamika Pemerintahan
-
Kebakaran Apartemen Mediterania Diduga karena Korsleting Listrik, 5 Penghuni Dievakuasi ke RS
-
Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Plus Minusnya?