Suara.com - Kecelakaan lalu lintas di kilometer 52 jalan tol Jakarta-Cikampek (arah Cawang), Selasa (12/5/2015) pagi, memakan korban jiwa. Sebanyak enam orang meninggal dunia dan sekitar 26 orang lainnya luka-luka.
"Korban meninggal di tempat, sekarang sudah di kamar mayat," kata operator telepon Rumah Sakit Umum Daerah Karawang saat dihubungi suara.com.
Petugas mengatakan para korban mulai masuk ke RSUD Karawang yang terletak di Jalan Galuh Mas Raya, Nomor 1, mulai sekitar jam 08.30 WIB.
Saat dihubungi melalui telepon, petugas operator belum dapat merinci jenis kelamin dan identitas para korban karena petugas di IGD RSUD sedang sibuk dan belum dapat memberikan data.
Menurut informasi Twitter Jasa Marga, kecelakaan terjadi sekitar jam 07.00 WIB di ruas jalan menjelang Karawang Timur.
Petugas operator tol Jasa Marga ruas Jakarta - Cikampek belum dapat memberikan data secara rinci mengenai kronologis kecelakaan tersebut.
"Ia ada yang meninggal, korbannya di bawa Rembang Solo (RS) Karawang, sekarang di tangani Polres Karawang. Saya tidak bisa menyebutkan datanya, nanti salah karena kita juga lagi nunggu info," kata operator.
Tag
Berita Terkait
-
Mencekam! Detik-detik BMW Listrik Diamuk Warga di Jakbar, Nekat Tancap Gas Meski Dihadang Barrier
-
Kronologi Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Beton di Cikoko, Tak Ada Penumpang di Dalamnya
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Pelajar Tewas Terlindas Bus Sekolah Usai Motor Tersangkut Kabel Menjuntai di Kebayoran Baru
-
ACSET Pastikan Proyek Dikerjakan dengan Tata Kelola yang Baik
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam
-
Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik
-
Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa
-
Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul
-
Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan
-
Ikatan Keluarga Dewan DPRD DKI Perkuat Organisasi dan Pengabdian Masyarakat
-
55 Ribu Pekerja Terancam PHK, DPR Siapkan Rapat Koordinasi untuk Mitigasi