Suara.com - Kementerian Perdagangan memang sudah memberlakukan larangan penjualan miras di minimarket persis satu bulan lalu.
Menteri Perdagangan Rahnat Gobel bercerita kalau larangan tersebut dibuatnya bukan tanpa alasan, karena harus ada pihak yang lebih penting untuk diselamatkan
"Terkait peraturan minuman beralkohol yang kita larang, sekarang ini anak-anak dibawah umur sangat mudah mendapatkan minuman beralkohol di minimarket, kalau dikonsumsi oleh mereka tentu sangat mempengaruhi kesehatan mereka, kekuatan kita ke depan adalah di generasi muda kita," kata Rahmat di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu(16/5/2015).
Menurutnya, masalah produkfitas dalam meningkatkan pendapatan bukanlah hal mendasar yang harus dipenuhi
"Ini masalah generasi muda yang harus dijaga, bukan soal masalah produktifitas. Pedagang kita ini harus mendapatkan nilai tambah, tetapi pemerintah harus melindungi konsumen," kata Rahmat.
Dan dia juga menyangkal kalau banyak yang menolak kebijakan larangan penjualan miras tersebut.
Rahmat mengaku, sejak larangan itu berlaku, banyak karyawan minimarket malah mengucapkan terimakasih.
"Ketika itu dikeluarkan di Jakarta, karyawan minimarket mengucapkan terima kasih dan saya merasa tenang dengan hal itu," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam