Utomo Permono dan istri tiba di Polda Metrojaya [suara.com/Bagus Santosa]
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Eko Daniyanto mengatakan pasangan suami istri Utomo Permono dan Nurindria Sari, orang tua yang diduga menelantarkan anaknya AD (8), ditahan polisi, Minggu (17/5/2015). Namun, mereka ditahan dalam kasus narkoba jenis sabu.
"Sudah (ditahan). Kan mereka sudah melalui pemeriksaan 3x24 jam (narkoba). Arahnya menjadi tersangka," kata Eko.
Namun, katanya, untuk kasus dugaan penelantaran dan kekerasan terhadap anak, mereka masih berstatus sebagai terperiksa. Hingga kini, polisi masih mendalami kasus tersebut.
Saat diperiksa polisi, Utomo dan istri mengaku mendapatkan barang haram dari seorang pengedar di Jakarta berinisial O.
"Mereka mengaku membeli barang (sabu) itu dari seorang inisial O di Jakarta," katanya.
"Sudah (ditahan). Kan mereka sudah melalui pemeriksaan 3x24 jam (narkoba). Arahnya menjadi tersangka," kata Eko.
Namun, katanya, untuk kasus dugaan penelantaran dan kekerasan terhadap anak, mereka masih berstatus sebagai terperiksa. Hingga kini, polisi masih mendalami kasus tersebut.
Saat diperiksa polisi, Utomo dan istri mengaku mendapatkan barang haram dari seorang pengedar di Jakarta berinisial O.
"Mereka mengaku membeli barang (sabu) itu dari seorang inisial O di Jakarta," katanya.
"Mereka mengakui memakai narkoba, baru memakai (konsumsi) selama enam bulan. Mereka suami dan istri masing-masing pakai setengah gram, setengah gram," Eko menambahkan.
Besok, Senin (18/5/2015), polisi akan melakukan tes urine dan tes darah kepada suami istri itu.
"Besok Senin (18/5) baru tes urine dan tes darah, positif atau tidak. Ini sudah ada barang buktinya," jelasnya.
Kasus ini berawal dari laporan warga tentang adanya dugaan penelantaran dan penganiayaan anak. KPAI, Kementerian Sosial, dan polisi kemudian menindaklanjutinya. Anak-anak Utomo dievakuasi ke rumah aman milik negara. Sedangkan Utomo dan istri dibawa ke Polda Metro Jaya.
"Besok Senin (18/5) baru tes urine dan tes darah, positif atau tidak. Ini sudah ada barang buktinya," jelasnya.
Kasus ini berawal dari laporan warga tentang adanya dugaan penelantaran dan penganiayaan anak. KPAI, Kementerian Sosial, dan polisi kemudian menindaklanjutinya. Anak-anak Utomo dievakuasi ke rumah aman milik negara. Sedangkan Utomo dan istri dibawa ke Polda Metro Jaya.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer
-
Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora
-
PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro
-
Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru
-
Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap
-
Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial
-
Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi
-
Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat