Suara.com - Irlandia menggelar jajak pendapat soal pernikahan sesama jenis, Jumat (22/5/2015) kemarin. Hasilnya, sebagian besar rakyat Irlandia setuju pernikahan sesama jenis dilegalkan.
Reuters melansir, Sabtu (23/5/2015), sebanyak 62 persen penduduk Irlandia setuju pernikahan sesama jenis diperbolehkan di sana. Dengan hasil ini, maka Irlandia adalah negara pertama yang melegalkan pernikahan sesama jenis melalui jajak pendapat.
Sabtu siang waktu setempat, penduduk Irlandia yang kebanyakan kaum homoseksual (lesbian dan gay) memadati kawasan Dublin Castle. Mereka ingin mendengarkan keputusan pemerintah dari hasil jajak pendapat itu. Mereka bersorak dengan sukacita saat pengumuman. Bahkan mereka menyanyikan lagu kebangsaan Irlandia.
"Kami akan menatap masa depan untuk Irlandia baru. Ini seperti mimpi nyata," kata lesbian Jean Webster yang berusia 54 tahun. Jean bercerai dengan suaminya 8 tahun lalu karena ingin 'jujur' jika dia lesbian.
Semantara dalam pengumumannya, Perdana Menteri Enda Kenny mengibarkan bendera pelangi lambang kaum homoseksual. "Jawabannya adalah 'ya' untuk masa depan mereka, 'ya' untuk cinta mereka, 'ya' untuk pernikahan sesama jenis. Irlandia, terima kasih," kata Kenny dalam jumpa persnya, Sabtu kemarin waktu setempat.
Menanggapi kesepakatan jajak pendapat itu, Uskup Agung Dublin Diarmuid Martin mengatakan keputusan itu menjadi sebuah tantangan.
"Ini adalah revolusi sosial," kata Diarmuid Martin kepada RTE. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan