Suara.com - Kelompok radikal ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri di Masjid Syiah di Arab Saudi. Pengeboman itu dilakukan di desa al-Qudeeh.
Seperti dilansir AP, Minggu (24/5/2015) dinihari, Radio al-Bayan memberitakan pelaku bom bunuh diri itu atas nama Abu 'Ammar al-Najdi. Akibat serangan itu sebanyak 21 orang tewas dan melukai 81 orang lainnya.
Saat ini otoritas Arab Saudi masih menyelidiki kebenaran ISIS melakukannya. Namun Saudi mempunyai data ISIS saat ini melebarkan sayap sampai Semenanjung Sinai di Mesir. Di sana ada kelompok yang berafiliasi ke ISIS.
Selompok lain juga ada di Yaman dan Nigeria. Semisal kelompok Boko Haram yang terang-terangan menyatakan setia ke ISIS.
Sementara itu, Reuters melansir pernyataan Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi. Kemendagri Saudi menyatakan pelaku pengeboman atas nama Saleh bin Abdul Rahman Saleh Qashimi. Dia orang Saudi yang ingin membuka cabang ISIS di Saudi.
Saudi juga menyatakan sudah menetapkan 26 tersangka atas pengeboman itu. Namun mereka enggan merinci nama-nama dan keadaan si tersangka itu.
Sebelumnya serangan bom bunuh diri dengan target masjid milik masyarakat Syiah di wilayah timur Arab Saudi di tengah shalat Jumat, pada Jumat (22/5/2015). Sejumlah saksi mengatakan melihat ledakan besar di masjid Imam Ali, di desa al-Qadeeh.
Kabar ledakan itu kemudian diberitakan oleh kantor berita resmi Arab Saudi. Sejumlah gambar yang diunggah ke media sosial menunjukkan korban yang berlumuran darah tengah diangkut dengan tandu. (Reuters/AP)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Kisah Memilukan Anak Pengungsi Rohingya
Ade Armando Dipolisikan Gara-gara Sebut Allah Bukan Orang Arab
Bisa Jadi, Inilah Bocah Terpandai di Dunia
Klarifikasi RCTI soal Kisruh Angel Pieters di IMA 2015
Lahirkan Bayi Kembar Empat Nenek 65 Tahun Genap Miliki 17 Anak
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
-
Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global
-
Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026
-
Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta
-
Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat
-
Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!