Suara.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan Mabes Polri sudah membentuk tim khusus untuk mengusut temuan beras plastik yang pertamakali ditemukan di Kota Bekasi, Jawa Barat.
"Kami membentuk tim dari Mabes hingga ke polda-polda untuk mengusut beras plastik itu,” kata Badrodin saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Badrodin masih meragukan kebenaran adanya peredaran beras plastik. Sebab, kata dia, bila tujuan diedarkannya beras plastik di pasar untuk mencari keuntungan, tidak mungkin, karena nilai produksinya lebih mahal dibanding beras asli.
Kendati demikian, Badrodin masih menunggu hasil penelitian dari Puslabfor Mabes Polri mengenai beras tersebut.
“Sekarang masih dalam penyelidikan, ini sekadar isu atau ada hal lain. Kami menunggu hasil laboratorium (pemeriksaan beras plastik)," kata Badrodin.
Badrodin mengimbau masyarakat agar tidak resah atas kasus tersebut.
“Ini sedang kami dalami, apakah benar atau hanya isu saja," katanya.
Menurut hasil uji sampel laboratorium Sucofindo menunjukkan beras yang ditemukan Dewi positif mengandung bahan spektrum polifenil klorida yang biasa digunakan dalam pembuatan polimer pipa, kabel, lantai, dan kebanyakan industri. Tapi hasil penelitian dari BPOM dan Puslabfor Mabes Polri belum dirilis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?