Suara.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menemui perwakilan TKI, lembaga masyarakat dan komunitas WNI di Jeddah, Arab Saudi, Selasa (26/5/2015) waktu setempat. Kunjungan itu dilakukan untuk menyampaikan komitmen pemerintah dalam upaya perlindungan WNI di luar negeri.
Sebagaimana keterangan dari Pelaksana Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya KJRI Jeddah, Syarif Shahabudin, Selasa malam, Menlu menyampaikan harapannya agar komunitas WNI di Jeddah dapat menjadi agen informasi terkait kebijakan dan aturan hukum, baik dari pemerintah RI maupun Arab Saudi. Informasi itu terutama berguna bagi WNI yang bermukim di wilayah-wilayah yang tidak bisa dijangkau perwakilan RI.
Dalam pertemuan dengan WNI yang terdiri dari unsur Buruh Migran Indonesia (BMI), Posko Perlindungan TKI (PosperTKI), Gerakan Pemuda (GP) Anshor, Perwakilan Cabang Internasional Nahdlatul Ulama (PCI-NU) dan Forum Masyarakat Indonesia Jeddah (Formida) tersebut, Menlu juga meninjau upaya optimalisasi bidang pelayanan dan perlindungan WNI di Arab Saudi.
Pada kesempatan itu, Menlu juga meninjau penampungan TKI di KJRI Jeddah. Menlu lantas melakukan dialog dengan perwakilan TKI tentang permasalahan yang dihadapi masing-masing pekerja migran Indonesia itu, termasuk kegiatan sehari-hari, perkembangan penyelesaian kasus, dan harapan mereka kepada pemerintah.
Berdasarkan hasil kedua pertemuan tersebut, Menlu berjanji akan menindaklanjuti masukan dan hal-hal yang terkait permasalahan WNI di Arab Saudi. Langkahnya antara lain dengan mengintensifkan koordinasi dan komunikasi antara pemerintah pusat dan perwakilan RI.
Sebelumnya, pada Selasa pagi, Menlu Retno juga telah melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Arab Saudi, Adel al-Jubeir, untuk membahas berbagai kerja sama bilateral. Perlindungan WNI merupakan juga salah satu isu utama yang dibahas kedua Menlu, selain tentang upaya peningkatan hubungan ekonomi Indonesia dan Arab Saudi. [Antara]
Berita Terkait
-
Di Kedubes Qatar, Sugiono Puji Warisan Sheikh Hamad untuk Dunia dan Indonesia
-
Alasan Indonesia Tak Kirim Pejabat Tinggi ke Penghormatan Terakhir Ayatollah Khamenei
-
Menlu Sugiono Terima Menlu Maxim, Bahas Pesiapan Kunjungan Presiden Republik Belarus ke Indonesia
-
Memoar Getir Vabyo: Ketika Eksploitasi Kerja Dibungkus Ironi Komedi
-
Inspiratif, Kisah Mantan TKI Jadi Pencipta Lapangan Kerja di Lampung
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus Sutrimo Naik Penyidikan! Polisi Temukan Unsur Pidana di Balik Kejanggalan Kematian
-
Daftar Perombakan MSCI untuk Saham Indonesia, IHSG Bersiap Tertekan?
-
Hearts2Hearts Debut Jepang Lewat Iconic Heart: Semangat Tuk Ikuti Kata Hati
-
30 Kumpulan Gambar Ucapan Selamat Hari Pramuka 2026 Gratis, Desain Menarik untuk Medsos
-
4 Sebab Ibu Hamil yang Berencana Lahiran Normal Mendadak Harus Operasi Caesar
-
KUR Bank Mandiri Tembus Rp25,63 Triliun hingga Juli 2026, Puluhan Ribu UMKM Naik Kelas
-
Bukan Cuma Jasad, Tanah Makam Sutrimo Juga Diambil untuk Pemeriksaan Forensik
-
Bara di Anak Tuha: Saat Sengketa Lahan Berujung Pembakaran PT BSA
-
Bahaya Scroll Society: Saat Anak Muda Mahir Scrolling, Lupa Berpikir
-
Profil dan Karier Aida Budiman yang Diusulkan Prabowo Jadi Deputi Gubernur Senior BI