Suara.com - Muhamad Agung Bakti dan Sigit, dua tersangka pembunuh bandar beras di Cengkareng, Syafrianto Jono, dibekuk polisi.
Polisi menciduk Agung di rumah kontrakannya yang terletak di Jalan Persatuan Cinere Kodya, Depok, Jawa Barat, pada Rabu (27/5/2015). Sedangkan Sigit sudah diringkus terlebih dahulu oleh jajaran Polres Jakarta Barat.
"Berhasil mengungkap kasus besar seperti perampokan di daerah Cengkareng oleh Jatanras Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Polres Metro Jakarta Barat," kata Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti di Polda Metro Jaya, Kamis (28/5/2015).
Kepala Unit II Subdit Jatanras Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Teuku Arsya Khadafi menambahkan penangkapan kedua tersangka berkat pengembangan dari keterangan saksi.
"Dari hasil pemeriksaan, kami menemukan bahwa ada seseorang yang dicurigai, pada saat kejadian ada orang menggunakan sepeda motor yang menunggu sekitar 100 meter dari TKP," kata Arsya. "Agung bekerjasama dengan Sigit dalam melakukan aksinya."
Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti dari tangan Agung berupa satu buah kotak ponsel merek Nokia tipe 9500, ponsel merek Nokia tipe E72 beserta kotaknya, dan Nokia tipe N97.
"Selain itu, diamankan juga satu unit sepeda motor Kawasaki Blitz," katanya.
Mereka dijerat dengan Pasal 338 tentang pembunuhan dan Pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.
Berita Terkait
-
Bukan Orang Jauh, Dalang Pembunuhan Sadis Bocah SD di Sragen Diduga Ayah Tiri
-
Harga Nyawa Rp139 Juta, Mantan Istri Otaki Pembunuhan Berencana Pengusaha Korea di Tambun Bekasi
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
-
Satu Keluarga Asal Ambarawa Ditemukan Tewas di Tempat Wisata Temanggung, Ini Kronologinya
-
Selebgram Woodyrman Jadi Tersangka usai Aniaya WNA hingga Tewas di Blok M
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan