Suara.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Pnohm Phen mengungkapkan, sedikitnya terdapat 400 orang warga Indonesia asal Provinsi Riau bekerja di bisnis perjudian di Kamboja, dimana puluhan diantaranya sempat bermasalah bahkan sempat disandera oleh bos judi.
"KBRI melakukan proses pendataan terhadap 400 orang WNI asal Provinsi Riau yang bekerja di sektor judi kasino di Propinsi Kandal, Kamboja," kata Sekretaris Pertama KBRI Phnom Penh-Kamboja, M. Muhsinin Dolisada, melalui pernyataan pers, Minggu (31/5/2015).
KBRI Phnom Phen menyatakan hal itu terkait penyelesaian kasus 23 WNI asal Kabupaten Kepulauan Meranti yang sebelumnya sempat ditahan oleh pengusaha kasino judi di Kamboja.
Hal itu berawal saat sejumlah warga Kepulauan Meranti diajak oleh Jefri, juga warga setempat, untuk bekerja di kasino di Kamboja pada Februari 2015.
Masalah muncul ketika Jefri diduga melarikan uang bos kasino sekitar Rp2 miliar yang mengakibatkan puluhan warga Meranti disandera bos judi karena dituding menjadi kaki-tangan Jefri.
Meski begitu, 23 WNI tersebut akhirnya dibebaskan setelah terbukti tidak bersalah. Sebanyak 13 warga sudah pulang ke Indonesia pada Jumat pekan lalu (29/5/2015) dan 10 orang lainnya bisa pulang pada Minggu (31/5/2015).
Sementara itu, tinggal satu warga yakni Jefri yang masih menjalani proses hukum dengan tuduhan penggelapan uang bos judi.
"KBRI masih mengawal proses hukum saudara Jefri untuk menyelesaikan tuduhan penggelapan uang terhadap perusahaan judi online yang dilakukannya," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Liga Aspal Ramai di Jakarta, Pramono Janji Bangunkan Sarana Olahraga
-
Calon Manajer Koperasi Merah Putih Didominasi Perempuan, Capai 60 Persen!
-
Jaringan Tembus 1,13 Juta Agen, BRI Perkuat Penetrasi Pasar Lewat Sektor Ritel
-
Gabung Persija, Kwon Chang-hoon Singgung Nama Shin Tae-yong
-
Ulasan Novel Kendat, Misteri Kasus Berdarah Pulung Gantung di Desa Rangi
-
Menelusuri Lorong Sunyi JGC: Saat Kilau Bacan Rp15 Juta Tak Lagi 'Sewangi' Dulu
-
Channel YB Resmi Tayangkan ASEAN Championship Hyundai Cup 2026, Reza Arap Siapkan Beragam Program
-
Badan Tak Sehat, Nanik S Deyang Absen Rapat Bahas Laporan Keuangan BGN di DPR
-
OURBIRTHDAY Ungkap 3 Member Pertama, Girl Group Baru JYP Setelah 4 Tahun
-
Mengapa Isu Kesehatan Dinilai Lebih Efektif Mendorong Pertanian Berkelanjutan?