Suara.com - Tahera Ahmad kesal bukan main setelah mengklaim menjadi korban atas diksriminasi yang terjadi di atas pesawat dari sebuah maskapai Amerika.
Tahera adalah Direktur Hubungan Antara Keyakinan di Northern Univertsity, Chicago, Amerika, yang menuliskan kisah nyata atas peristiwa diskriminasinya saat menjadi penumpang pesawat.
Dia bercerita kalau pramugari di pesawat menolak memberikannya sekaleng minuman ringan rendah kalori, dengan alasan bagian dari kaleng bisa digunakan sebagai senjata.
Gilanya, si pramugari malah memberikan sekaleng bir kepada seorang lelaki yang duduk di sebelahnya.
Kesal dengan perlakuan ini, Tarhera lantas memprotes sikap pramugari dan menyebutnya baru saja melakukan diskriminasi.
Bukannya mendapat dukungan, Tahera malah kena damprat dari penumpang lain yang duduk di seberangnya.
“Hey kamu M****m, tutup mulutmu!” hardik penumpang lain seperti cerita Tahera.
“Apa?” jawab Tahera kesal.
Lalu orang yang sama menatap marah kepada Tahera sambil mengunglangi lagi kata-katanya.
“Ya, kamu bisa menggunakannya sebagai senjata. Jadi tutup mulutmu,” tatapnya berang kepada Tahera.
Tak tahan dengan hinaan itu, Tahera memilih diam dan akhirnya menangis sepanjang perjalanan karena tak ada satupun penumpang yang membelanya.
Pengakuan Tahera di jejaring sosial ini langsung mendapat respon dari hampir delapan ribu orang yang mendukungnya. Statusnya juga langsung menyebar secara viral diantara para netizen. (independent)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!