Suara.com - Wakil Ketua DPR dari Fraksi Demokrat Agus Hermanto berharap Menteri ESDM Sudirman Said memenuhi panggilan Komisi VII DPR. Seperti diketahui, Sudirman akan dimintai keterangan terkait pernyataannya soal mafia migas dan pembubaran Petral yang kemudian membuat Susilo Bambang Yudhoyono -- mantan Presiden RI -- sewot.
"Saya imbau Menteri ESDM bisa datang Rabu. Kalau nggak akan timbulkan hal yang kurang baik. Sehingga yang baik beliau datang dan jawab apa yang ditanyakan ke Komisi VII," kata ipar Yudhoyono, Senin (1/6/2015).
Kehadiran Sudirman, menurut Agus, akan membuat persoalan terang benderang.
Agus menambahkan Sudirman sudah dipanggil beberapa kali oleh Komisi VII untuk dimintai penjelasan, namun Sudirman selalu mangkir.
"Betul kemarin Menteri ESDM sudah dipanggil beberapa kali. Terakhir, dia minta Rabu besok. Tapi Rabu (jangan-jangan) dia alasan lagi sehingga ini kurang baik," ujarnya.
Sebelumnya, Yudhoyono mengaku merasa difitnah atas pernyataan Sudirman yang menyebutkan bahwa pemberantasan mafia migas selalu berhenti di meja kerjanya saat masih menjabat sebagai Presiden RI.
Yudhoyono pun meminta klarifikasi Sudirman karena Yudhoyono merasa justru menginginkan penyimpangan apapun diberantas.
"Saya tertib dalam manajemen pemerintahan. Isu serius seperti mafia migas, pasti saya respon. Tidak mungkin berhenti di meja saya," kata SBY melalui akun Twitter, @SBYudhoyono.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi