Suara.com - Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Demokrat Ruhut Sitompul mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi, kejaksaan, dan Polri proaktif memproses dugaan penerimaan gratifikasi yang dilakukan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said.
Disebutkan, indikasi ada gratifikasi itu adalah penggunaan jet pribadi untuk terbang dari Singapura ke Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, oleh Sudirman yang kemudian tagihannya ditujukan kepada anak uasaha PT. Pertamina (Persero) yaitu Pertamina Energy Trading Limited (Petral).
"Saya mohon KPK, kepolisian, kKejaksaan untuk menjemput bola dengan kaitan dugaan gratifikasi (Sudirman Said) ini. Karena pelimpahan pembayaran yang ditujukan kepada Petral itu sudah bisa menjadi satu alat bukti penerimaan gratifikasi, dan jam terbangnya pun tercatat semua kok ," kata Ruhut saat ditemui di Jakarta, Minggu (31/5/2015).
Ruhut menilai hal tersebut perlu segera diverifikasi aparat penegak hukum, lantaran Sudirman sudah mengakui pernah menggunakan private jet dari Singapura ke Lhoukseumawe.
Ruhut mengatakan jika temuan tersebut terbukti, Sudirman bisa kena masalah besar.
Ruhut menegaskan bahwa desakannya ini bukan karena untuk membalas atas pernyataan Sudirman yang mengait-ngaitkan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dalam upaya pemberantasan kasus mafia minyak dan gas.
"Pak Jokowi saja hidupnya sederhana, masak menterinya begitu. Ini bukan kami yang cari-cari. Ini pengamat yang sampaikan ke publik dan dibenarkan staf beliau sendiri, tanpa saya tanya. Saya kira, kan Sudirman Said, tidak perlu lagi oleh Pak Presiden dipertahankan. Kita tahu Pak Presiden kita kemana saja, dengan jarak dekat menggunakan economy class, ini Sudirman Said malah menggunakan private jet yang nilai sewanya sangat mahal. Lantas pembayarannya diberikan ke Petral lagi. Jadi saya minta aparat untuk segera mengusut hal ini,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung
-
Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter
-
Pakar Ungkap Alasan Iran Tak Terkalahkan: AS Ingin 'Total Surrender', Iran Balas dengan 'Total War'!
-
Demi Hemat Anggaran, Nyala Lampu dan AC di Gedung DPR Dibatasi hingga Jam 8 Malam
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Donald Trump Blokade Minyak Kuba, Raul Castro Turun Gunung