Suara.com - Tim Indonesia menambah perbendaharaan medali emas di SEA Games 2015. Adalah Lindswell yang mempersembahkan medali emas pertama Indonesia dari cabang wushu nomor taijiquan pada SEA Games 2015.
Pada laga di Hall 2 Singapura Expo, Singapura, Minggu (7/6/2015), bertanding pada urutan ketiga, Lindswell tampil nyaris sempurna dengan mengumpulkan nilai 9,73.
Sementara medali perak bagi nomor itu diraih atlet Vietnam Thi Minh Huyen Tran yang meraih nilai 9,69 dan perunggu menjadi milik Lu Yi Chan (Malaysia) dengan nilai 9,65.
Lindswell berhasil mempertahankan medali emas SEA Games yang diraihnya di Myanmar tahun 2013, bahkan kali ini berpeluang mendulang emas keduanya pada nomor taijijian atau pedang.
Sedangkan atlet Indonesia lainnya yang turun pada nomor itu Cindy Martono harus puas di peringkat keenam dengan nilai 9,45.
Emas di ajang SEA Games memperpanjang prestasi Lindswell yang tahun lalu meraih medali perak pada ajang Asian Games 2014 pada nomor gabungan taijiquan dan taijijian.
Sebelum berangkat ke Singapura, Lindswell dan tim taolu lainnya ditempa di Scahai School Beijing Tiongkok.
"Lindswell memang bagian dari target emas kami, dan hari ini Ia tampil bagus. Kami senang karena target kami berjalan sesuai rencana di nomo taijiquan," kata Manajer Tim Wushu Indonesia, Novita.
Ia menyebutkan emas yang diraih hari kedua pertandingan wushu SEA Games 2015 merupakan awal yang baik dan awal perburuan target empat emas tim Indonesia.
Terkait pemisahan nomor pertandingan taijiquan dan taijijian pada ajang itu cukup menguntungkan tim Indonesia, yang diharapkan Lindswell kembali mendulang emas pada hari Senin (8/6).
"Mudah-mudahan besok dia bisa tampil seperti hari ini, dalam latihan ia cukup bersih," kata Novita menambahkan. (Antara)
Tag
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi