Suara.com - Direktur Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti angkat bicara mengenai rencana yang digulirkan sebagian anggota DPR untuk mengucurkan dana aspirasi sebesar Rp20 miliar rupiah per anggota selama satu tahun.
Menurutnya, seharusnya anggota parlemen lebih memprioritaskan pembelajaran politik yang baik kepada masyarakat ketimbang mengedepankan hak mereka soal anggaran dana aspirasi yang diperuntukan bagi pembangunan daerah pemilihan (Dapil).
"Ini kan menjauhkan fungsi utama, dimana memberikan pendidikan politik yang notabenenya mereka orang-orang dari partai semua. Lebih wajib mendahulukan menjalankan fungsi ketimbang mengutamakan haknya itu," kata Ray dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (14/6/2015).
Terlebih, kata dia, selama ini juga belum nampak adanya kinerja dari anggota DPR untuk kepentingan rakyat. Dengan rencana tersebut bisa dilihat para wakil rakyat tersebut sudah lupa dengan fungsinya untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.
"Itu seolah-olah bahwa orang akan menerima anggota DPR yang hanya membawa uang. Sedangkan kerjanya di DPR tidak dilihat. Ini kan masalah. Artinya DPR melupakan pendidikan politik mereka sebagai salah satu fungsi," kata dia.
Diketahui, DPR mengusulan dana aspirasi bagi para anggota DPR dimasukan dalam Anggaran Belanja dan Pendapatan Negara (APBN)2016. Dimana jumlahnya terbilang fantasis yaitu mencapai Rp 15-20 miliar per tahun setiap anggotanya. Jika ditotal maka negara mengeluarkan Rp 11,2 triliun setiap tahunnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
H-1 Lebaran, Pemprov DKI Klaim Harga Pangan Terkendali, Cabai Rawit 'Pedas' Tembus Rp115 Ribu
-
KCIC Beri Diskon Tiket Whoosh hingga Rp100 Ribu Selama Mudik Lebaran 2026
-
Krisis Lebanon Memanas: Korban Tewas Akibat Serangan Israel Lampaui 1.000 Jiwa
-
Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan AS, Negara yang Bantu Serangan Akan Dianggap Musuh
-
PDIP Bukan Gangguan, Pertemuan Prabowo-Megawati Disebut Jadi Kunci Stabilitas Pemerintahan
-
Ribuan Personel Siaga, Polda Metro Imbau Takbiran Tanpa Konvoi dan Arak-arakan
-
Arus Mudik 2026, Lalu Lintas Tol SurabayaMojokerto Naik 25,3 Persen
-
BGN Wajibkan Pemantauan Limbah MBG Tiap Tiga Bulan, Tekankan Aspek Lingkungan dan Higienitas
-
KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah
-
Panen Raya di Kampung Rambutan: Omzet Pedagang Melonjak 8 Kali Lipat Saat Mudik Lebaran!