Suara.com - Setelah diajukan menjadi calon Kepala Badan Intelijen oleh Presiden Joko Widodo ke DPR, Sutiyoso, mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia.
"Beliau sudah menyampaikan pengunduran dirinya dari PKPI, ini hal yang bagus," kata Ketua Komisi I DPR dari Fraksi PKS Mahfudz Siddiq di DPR, Selasa (16/6/2015).
Menurut Mahfudz keputusan Sutiyoso mundur merupakan sinyal kuat bahwa Sutiyoso akan disetujui menjadi Kepala BIN menggantikan Marciano Norman.
"Kriteria prinsipnya penilaian Komisi I merujuk pada UU, salah satu asas intelijen adalah netralitas. Makanya Pak Sutiyoso saat diajukan (calon Kepala BIN) masih jadi ketua umum parpol, saya secara informal bilang amanat UU kepala BIN harus bekerja secara netral," katanya.
Dalam waktu dekat, DPR akan menyelenggarakan rapat paripurna membahas nama Sutiyoso. Setelah semua tahapan di dewan selesai, mantan Wakil Komandan Jenderal Kopassus berpangkat Letnan Jenderal (Purn) tersebut akan menjalani fit and proper test di Komisi I.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos
-
Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem
-
Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim
-
Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat
-
Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa