Suara.com - Ayah kandung almarhum Angeline, Rosidik, saat ini sudah berada di Denpasar, Bali. Ia berangkat ke Bali pada Selasa (16/6/2015 malam usai upacara pemakaman bocah berusia delapan tahun itu di Banyuwangi, Jawa Timur.
"Sekarang saya sudah ke Bali lagi bareng ibu-ibu pendamping," kata Rosidik kepada Suara.com, Rabu (17/6/2015).
Rosidik sengaja meninggalkan kampung halaman lebih cepat demi mengikuti proses hukum terhadap kasus pembunuhan yang menimpa anaknya.
"Saya sudah minta izin orangtua untuk berangkat lagi ke Bali sehingga kalau sewaktu-waktu dimintai keterangan polisi, siap," katanya.
Sedangkan istrinya, Hamidah, saat ini masih berada di Banyuwangi karena masih mengurusi banyak hal setelah pemakaman Angeline.
"Tapi, nanti ibu (Hamidah) akan ikut ke Bali lagi," katanya.
Sampai hari ini motif pembunuhan terhadap Angeline belum terungkap.
"Saya belum dapat gambaran lagi dari pihak yang mendampingi saya, nanti kalau sudah ada yang baru saya kabarkan lagi," kata Rosidik.
Rosidik belum tahu kapan akan dimintai keterangan oleh penyidik lagi. Tapi, dia sudah siap kapanpun dipanggil polisi.
Sebab, Rosidik sangat berharap kasus pembunuhan Angeline segera terungkap.
Angeline diadopsi Margaret sejak umur tiga hari pada 2007. Sejak itu, Angeline belum pernah bertemu orangtua kandung.
Dalam kasus Angeline, polisi sudah menetapkan dua orang tersangka. Pertama, Agustinus, orang yang pernah menjadi pembantu rumah Angeline, ditetapkan menjadi tersangka pembunuhan. Kedua, Margaret, jadi tersangka kasus penelantaran anak.
Bocah kelas 2-B di SDN 12 Kesiman, Sanur, Denpasar, sebelumnya dilaporkan orangtua angkatnya hilang pada Sabtu (16/5/2015).
Tapi ternyata, jasad Angeline ditemukan dalam kondisi terkubur di halaman belakang rumah Margaret, dekat kandang ayam, Rabu (10/6/2015). Rumah Margaret di Jalan Sedap Malam, Denpasar.
Jenazah Angeline ditemukan dalam keadaan tertelungkup memeluk boneka barbie dan dibungkus kain sprei putih.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan