Suara.com - Sampai saat ini, Polda Bali hingga sudah memeriksa sebanyak 12 saksi terkait kasus penelantaran dan pembunuhan Engeline Margriet Megawe (Angeline).
"Hingga saat ini sudah ada 12 saksi yang diperiksa. Tapi belum ada perkembangan apa-apa," kata Kabid Humas Polda Bali Hery Wiyanto di Polda Bali, Denpasar, Kamis (18/6/2015).
Dua anak kandung Margaret, Yvonne Caroline Megawe dan Christina Telly Megawe, pun sudah diperiksa. Kakak angkat Angeline diperiksa terkait kasus penelantaran Angeline yang telah menjadikan Margaret tersangka.
"Tapi dia saksi tidak wajib, karena ada hubungan darah dengan tersangka. Keduanya ditanya mengenai seluk-beluk ketika Angeline masih hidup," kata Hery.
Hery mengatakan semua saksi yang dipanggil merupakan orang-orang yang pernah berhubungan atau setidaknya mengetahui bagaimana pola asuh Margaret kepada Angeline.
Seperti diketahui Angeline, bocah kelas II SDN 12 Sanur, ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di dekat kandang ayam, di rumah ibu angkat, Margaret, Jalan Sedap Malam, Sanur, Denpasar, pada Rabu (10/6/2015).
Sejauh ini polisi baru menetapkan Agustinus - mantan pembantu Margaret - menjadi tersangka pembunuh. Agus mengaku dia membunuh karena diperintah. (Luh Wayanti)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi
-
Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark
-
Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?
-
Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini
-
Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang
-
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar
-
Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras
-
Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz
-
Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor
-
Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika