Suara.com - Polisi sedang mendalami kasus perampokan yang terjadi di Alfamart di Jalan Kemang Sari dan Indomart Tirta Jaya Kompleks PAM, Jati Asih, Bekasi. Diketahui, perampokan di dua minimarket tersebut terjadi pada Selasa (23/6/2015) malam.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes (Pol) Muhammad Iqbal, menduga jika modus yang dilakukan perampok tersebut sama. Dugaan itu diperkuat lantaran kejadian dari perampokan kedua minimarket itu terjadi hanya berselang 25 menit.
"Tetapi kita tidak tinggal diam. Kita lakukan penyelidikan, mempelajari modus-modusnya. Dan sementara, modus-modus yang dilakukan sama dengan kelompok yang sudah bermain," ungkap Iqbal, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (24/6/2015).
Menurut Iqbal, saat ini pihaknya sedang menelusuri kelompok perampok tersebut. "Jadi, reserse dari Polda dibantu Polres dan Polsek memburu pelakunya," katanya.
Sementara itu, menurut salah satu saksi mata di lokasi, pelaku perampokan tersebut dikatakan berjumlah lima orang. Saat menggelar aksinya, mereka disebut menggunakan dua sepeda motor matic, yakni Honda Scoopy warna putih cream serta Honda Beat.
Dalam kejadian ini, perampok dilaporkan berhasil menggasak sejumlah uang, dengan cara menodongkan senjata api ke arah karyawan minimarket. Merespons kejadian ini, polisi kini tengah mendalami keterangan saksi dan rekaman CCTV yang dipasang di dalam minimarket tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
5 Perbedaan Rice Cooker dan Magic Com, Mana yang Paling Worth It Dibeli?
-
BRI dan Holding UMi Dorong Emas Jadi Instrumen Penguatan Ekonomi
-
Pemerintah Klaim Proyek Motor Listrik Nasional Bisa Hemat Subsidi BBM Rp 82,2 Triliun
-
Sosok Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed Lulusan Jerman yang Terjaring OTT KPK
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas untuk Optimalkan Kekayaan Nasional
-
Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
-
BRI Perkuat Holding Ultra Mikro, Ekosistem Emas Kelola 153 Ton
-
Donald Trump: Negosiasi AS dan Iran Makin Rumit, Banyak Pemimpin Teheran Tewas
-
Sinyal Darurat Seleksi Hakim Agung: Benarkah Rekam Jejak Terabaikan?
-
Sering Disangka Pegal, 6 Tanda Ini Bisa Jadi Gejala Saraf Tepi Bermasalah