Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi masih mendalami kasus dugaan suap terhadap DPRD Kabupaten Musi Banyuasin terkait persetujuan LKPJ dan pembahasan APBD Perubahan Kabupaten Musi Banyuasin yang melibatkan pejabat setempat.
Berdasarkan keterangan Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha penyidik sudah memeriksa Bupati Musi Banyuasin Pahri Azhari pada Selasa (30/6/2015).
Selain Pahri, penyidik berencana pemeriksaan Sekretaris Daerah Musi Banyuasin, Kepala PU Binamarga, seorang anggota DPRD, dan juga Kepala Dinas Pendidikan Musi Banyuasin.
Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Syamsudin Fei, Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah Musi Banyuasin.
"Terkait kasus korupsi Muba, Penyidik Kemarin sudah melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Muba, Pahri Azhari, dan juga beberapa saksi lainnya buat tersangka SYF," kata Priharsa di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2015).
Pemeriksaan yang bertujuan untuk mendalami pengetahuan bupati dalam kasus tersebut dilakukan di Polres Musi Banyuasin. Selain itu, pemeriksaan Pahri juga untuk mengetahui sejauh mana perannya dalam kasus anggaran Musi Banyuasin pada tahun 2015 tersebut.
"Untuk menngonfirmasi keterlibatan dia sejauh mana dia ketahui terkait alur peristiwa dan tindak pidananya," kata Arsa.
Dalam penangkapan terhadap delapan orang dalam operasi tangkap tangan pada Jumat hingga Sabtu (20/6/2015) dini hari lalu, penyidik menyita uang sejumlah Rp2,56 miliar yang ditaruh dalam tas berwarna merah marun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Sopir Bajaj Tanah Abang Dipalak, DPRD DKI Dorong Sistem Parkir Cashless
-
Ustaz Solmed Laporkan Lebih dari 10 Akun Medsos atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
-
Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran, Wali Kota Jakbar: Teralis Besi Menyulitkan Evakuasi
-
Bukan Sekadar Revisi, Pemerintah Sebut Perubahan UU HAM Lebih dari 50 Persen
-
Ketua Ombudsman Tersangka Korupsi, DPR Ngaku Tak Tahu Hery Susanto Berkasus Saat Uji Kelayakan
-
Tekan Konsumsi BBM, Pramono Anung Genjot Penggunaan Solar Panel di Jakarta
-
Geledah Rumah Bupati Tulungagung di Surabaya, KPK Temukan Uang Tunai Puluhan Juta
-
Pramono Anung Bakal Pangkas Pajak Warga Jakarta, Ini Bocoran Kebijakan Barunya
-
Apa Tugas Ombudsman? Ketua Hery Susanto Jadi Tersangka Korupsi
-
Sehari Operasi, Anak Buah Pramono Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-sapu