Suara.com - Rizal (30) pekerja bangunan di Komplek Perumahan Royal Gardenia di kawasan Jalan Letjen Djamin Ginting Medan tewas tertimpa dalam jatuhnya pesawat Hercules tipe C-130 pada Selasa (30/6).
"Pekerja bangunan itu tewas di lokasi jatuhnya pesawat tersebut," kata Kepala Lingkungan V Kelurahan Simpang Selayang, Bismar Sembiring di Medan, Minggu.
Saat jatuhnya pesawat itu, menurut dia, korban sedang mengecat rumah yang sedang diperbaiki sehingga tertimpa reruntuhan bangunan.
"Dalam peristiwa tersebut, hanya satu pekerja bangunan yang meninggal dunia," ujar Bismar.
Ia menyebutkan, selain Rizal, ada juga tiga warga yang berada di lokasi, tetapi dinyatakan selamat dan sedang dan dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik Medan.
Ketiga warga itu adalah Rahman (28), Ahmad Fahri (28), dan Ina (44). Korban selamat tersebut mengalami luka bakar di bagian tubuh dan patah kaki.
Selain itu, delapan karyawan lokasi pemandian tradisional yang berlokasi di Jalan Djamin Ginting juga tewas ditimpa pesawat Hercules.
Karyawan pengobatan tradisional itu yakni Malinda Pasaribu, Dame, Nursaah, Arni, Ari, Anas, Siti, dan Dewi.
"Jenazah kedelapan korban sudah dievakuasi ke RSUP H Adam Malik Medan," kata Bismar.
Data yang diperoleh melalui Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri di RSUP Adam Malik Medan, hingga Sabtu (4/7) pukul 18.00 WIB, 119 jenazah terindifikasi dari 146 kantong jenazah yang dievakuasi ke rumah sakit milik pemerintah itu.
Berdasarkan data manifes, jumlah penumpang Hercules sebanyak 122 orang, terdiri dari 33 TNI AU, 6 TNI AD, dan 83 orang keluarga TNI.
Pesawat militer milik TNI AU itu, jatuh di Jalan Letjen Djamin Ginting Medan pada Selasa (30/6) sekitar pukul 12.00 WIB, serta menimpa bangunan tempat pemandian tradisional dan dua bangunan rumah.
Berita Terkait
-
Kemhan Klarifikasi Kabar Bandara Kertajati jadi 'Markas' Hercules AS: Masih Rencana
-
Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?
-
Tak Terima Dituduh Menyekap dan Todong Senjata, Hercules Laporkan Balik Putri Ahmad Bahar ke Polisi!
-
Takut Teror Susulan, Ahmad Bahar Minta Perlindungan LPSK Usai Konflik dengan Hercules
-
Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT
-
Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam
-
Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru