Suara.com - Hari ini, Selasa (7/7/2015) siang, dua anak kandung Margriet Megawe alias Margaret, Yvonne Caroline Megawe dan Christina Telly Megawe, datang ke Polresta Denpasar, Bali. Mereka datang untuk menemani Margaret yang sedang diperiksa penyidik. Margaret adalah tersangka pembunuh anak angkat, Angeline Christina Megawe atau Angeline.
Biasanya, mereka datang ke Polda Bali maupun ke Polresta Denpasar membawa mobil Avanza. Jam 13.30 Wita tadi, mereka datang mengendarai sepeda motor merek Vario.
Hari ini, Yvonne terlihat lebih ceria dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Dia sempat menyapa para wartawan yang sedang menunggu kedatangannya.
Saat ditanya, apa pesan Margaret kepada anak-anak. Yvonne yang memakai pakaian serba hitam dan kaca mata hitam menjawab, "Kita diminta kuat oleh mami."
Sementara Christina selalu menunduk. Bahkan dia tidak mau membuka helm warna hitam yang dipakai.
Christina memakai long dress dengan motif bunga-bunga mawar dan memakai bolero warna orange.
Sejak turun dari motor tadi, anak kedua Margaret selalu mendekap plastik kresek warna putih.
Hingga hari ini, Margaret menolak dijadikan tersangka pembunuh Angeline. Margaret melalui tim pengacaranya pun mengajukan permohonan praperadilan ke Pengadilan Negeri Denpasar, pekan lalu. Hari ini, gugatan praperadilan diterima pengadilan.
"Saat ini kami masih memastikan tanggal berapa sidang praperadilannya dilakukan. Tapi kami katanya sidang perdana praperadilan itu nanti tanggal 13 Juli 2015," ujar Posko Simbolon, salah satu pengacara Angeline. "Kita lihat saja nanti dipersidangan, di sana nanti semuanya akan terbuka."
Margaret ditetapkan menjadi tersangka oleh Polda Bali setelah melalui serangkaian pemeriksaan, termasuk dengan uji tes kebohongan, dan keterangan tersangka pembunuh lainnya, Agus. Agus adalah mantan pembantu Margaret.
Kepolisian menyatakan sudah menemukan bukti permulaan yang cukup untuk menjadikan Margaret tersangka. (Luh Wayanti)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Purbaya Belum Tahu IKN Minta Tambahan Anggaran Rp 2,7 Triliun, Tunggu Arahan Prabowo
-
Kursumawati, AgenBRILink Penggerak Edukasi Keuangan bagi Masyarakat Serbalawan, Sumut
-
Kisah Sukses BRILink Agen Kursumawati, Raih Grand Prize Super BRILink Agen 2025
-
Smartwatch Garmin Original Bisa Dibeli di Mana Saja? Ini 5 Toko Resmi dan Dijamin Asli
-
Alarm BMKG! 90% Wilayah Jabar Diprediksi Dilanda Kemarau Kering
-
Tayang 2 September, Portrait of a Family Hadirkan Kisah Keluarga Penuh Haru
-
Kenapa AI Terasa Lebih Enak Diajak Curhat daripada Manusia? Ini Penjelasan Peneliti
-
Kesalahan Pakai Day Cream Menurut Dokter yang Bikin Wajah Tetap Kusam
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Turun, Beras dan Gula Justru Naik
-
Dikawal Ketat Brimob Bersenjata, Tersangka Korupsi Don Ritto Dilimpahkan ke Kejagung Usai Jumatan