Suara.com - Yvonne Caroline Megawe, kakak angkat Engeline Margriet Megawe (Angeline) yang jadi korban pembunuhan dan penelantaran anak, mengaku tidak tahu-menahu tentang dana yang sudah dikumpulkan saat Angeline masih dilaporkan hilang.
"Saya tidak tahu (soal) dana itu. Dan saya juga tidak menerima uang tersebut," jelas Yvonne, di Polresta Denpasar, Selasa (7/7/2015).
Yvonne mengatakan, dirinya tidak pernah menerima transferan dari siapa pun. Menurut Yvonne, dirinya memang mempersilakan Christopher Burns untuk memuat poster penggalangan dana bagi Angeline, tapi dia sendiri tidak mau ada hubungan dengan dana tersebut.
"Kalau waktu itu memang ada yang menemukan Angeline, silakan berhubungan dengan orang yang menggalang dana, bukan dengan saya," jelasnya.
Dalam salah satu poster itu sendiri tertulis, jika ada yang menemukan Angeline akan diberikan imbalan. Dana untuk imbalan itu sendiri merupakan sumbangan dari penggalangan dana untuk mencari Angeline, yang juga disebutkan dalam posternya.
"Realisasi dana itu tidak ada," ujar Yvonne lagi.
Yvonne mengatakan, dirinya sendiri hanya mengenal Christopher yang warga Australia itu lewat ajang chat semata. Dia menegaskan tidak pernah bertemu lelaki itu.
"Kita tidak pernah bertemu," tegasnya.
Dalam laman penggalangan dana itu di salah satu situs, Angeline dilaporkan hilang, dan keluarga meminta bantuan dana untuk mencari bocah kelas II SD tersebut.
Poster itu sendiri bertuliskan: Hilang !! Tolong menghubungi polisi jika menemukan/melihat anak ini. Kontak 081237116188, Nama Angeline, umur 8 tahun. Kapan (hilang): May 16, 2015, sekitar jam 3 sore. Di mana: Jl Sedap Malam, Sanur.
Poster itu juga lantas menuliskan sejumlah deskripsi tentang Angeline. "Terakhir terlihat ia memakai baju daster panjang warna biru muda, sandal jepit warna kuning, rambut kuncir, badan kurus," tulis pengumuman itu.
"Hadiah 40 juta! Untuk siapa pun yang bisa menemukan atau informasi yang benar," sambung tulisan itu, di mana kata-kata "hadiah" bahkan ditulis dengan huruf besar berwarna merah. [Luh Wayanti]
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam