Suara.com - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali, Momock Bambang menegaskan tim jaksa peneliti masih mempelajari berkas perkara kasus kematian Angeline (8), bocah yang ditemukan tewas terkubur di halaman rumah ibu angkatnya, Margreit (Margaret) yang ditetapkan sebagai tersangka.
"Tim peneliti Kejati Bali masih mempelajari berkas keterkaitan tersangka Margreit ini, apakah terbukti melakukan penganiayaan dan penelantaran anak serta pembunuhan," ujar Momock, saat acara buka puasa bersama, di Denpasar, Selasa.
Ia mengatakan apabila tim sudah menemukan unsur-unsur baru dalam kasus tersebut berarti hasil penyidikan sudah lengkap (P21), namun apabila belum lengkap pihak Kejati akan mengembalikan berkas kasus ini kepada kepolisian dan memberikan petunjuk lain.
Momock menambahkan untuk proses penyidikan menjadi kewenangan Polri dan Kejati Bali hanya menerima berkas perkara.
Untuk jaksa peneliti dari Kejati Bali dan Kejari Denpasar, kata dia, sudah dilakukan penunjukan dan saat ini masih menunggu perkembangannya dari penyidik Polri.
"Jaksa peneliti untuk kasus ini secara intensif berkoordinasi dengan penyidik Polri dan menunggu bukti-bukti dari tempat kejadian perkara (TKP) dan bukti lainya," ujarnya.
Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, Bali, Imanuel Zebua mengakui sudah menunjuk tim jaksa peneliti dan sudah berkordinasi dengan penyidik kepolisian terkait surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) kasus pembunuhan Angeline.
Jaksa peneliti yang ditunjuk yakni Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari, Ketut Maha Agung, Putu Sauca (Kasi Datun), Lumisensi (Staf Intel), Oka Ariani, IGA Fitria.
Kelima jaksa peneliti itu merupakan jaksa yang sama saat meneliti kasus pembunuhan Angeline dengan tersangka Agustinus Tae yang SPDP sudah dikirim sebelumnya.
Sebelumnya, bocah cantik kelas dua di Sekolah Dasar Negeri 12 Sanur itu, ditemukan tewas terkubur di halaman belakang rumah orang tua angkatnya Jalan Sedap Malam, Denpasar, Bali, pada (10/6/2015) lalu.
Angeline yang saat itu baru berumur tiga hari diangkat Margrit karena orang tua kandungnya, Hamidah tidak memiliki biaya untuk persalinan sehingga menyerahkan anaknya kepada Margriet.
Kemudian, jenazah Enggeline disemayamkan di rumah orang tua kandungnya yang berasal dari Desa Tulung Rejo, Glemor, Banyuwangi, Jawa Timur.
Berita Terkait
-
4 Inspirasi OOTD Pakai Kemeja ala Yoriko Angeline, Simpel tapi Chic!
-
Bukan Horor, Film 'Pesugihan Sate Gagak' Malah Jadi Ajang Tahan Tawa Yoriko Angeline
-
Okan Kornelius Tak Sebut Nama Pacar saat Ditanya Kriteria Istri Idaman
-
Okan Kornelius Tak Sebut Nama Angeline Valesques Saat Bahas Kriteria Istri Idaman, Beneran Putus?
-
2 Kali Gagal, Okan Kornelius Siap Nikah Lagi, Bisnis Bareng Pacar Jadi Bukti Keseriusan
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Habiburokhman Tegaskan Mundurnya Jampidsus Febrie Tak Boleh Hentikan Pengusutan Kasus Korupsi
-
The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri
-
Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus
-
Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta