Suara.com - Petinju kelas dunia asal Filipina Manny Pacquaio, yang dijuluki dengan Pac Man, kini tengah berada di Yogyakarta. Rencananya pada Jumat atau Sabtu mendatang akan menemui terpidana vonis mati kasus narkotika Marry Jane di Lapas Wirogunan.
"Rencananya Dia memang mau ketemu Marry Jane kalau nggak Jumat pagi ya Sabtu pagi", kata Kepala Lapas Wiragunan Zaenal, Rabu (8/7/2015).
Zaenal menambahkan rencananya Kamis besok (9/7/2015), perwakilan Manny Pacquaio baru akan menemui dirinya untuk mengurus izin kunjungan atau pertemuan Manny Pacquaio dengan Marry Jane.
"Yang pasti sih boleh saja kalau mau ketemu Marry Jane, besok Kamis ini rencananya perwakilannya Manny Pacquaio baru mau ketemu saya di Lapas Wirogunan untuk membahas pertemuan keduanya", kata Zaenal Kepala Lapas Wirogunan.
Manny Pacquaio sendiri berada di Yogyakarta untuk melakukan pengambilan gambar atau syuting salah satu produk jamu.
Rencananya, pihak Manny Pacquaio besok malam akan menggelar jumpa pers di salah satu hotel bintang di Yogyakarta.
Sementara itu Marry Jane sendiri merupakan salah satu terpidana hukuman mati kasus narkoba asal Filipina, beberapa saat lalu Marry Jane sudah akan menjalani hukuman mati di Nusakambangan, namun saat detik-detik akhir jelang eksekusi mati Marry Jane ditunda.
Penundaan hukuman mati tersebut dikarenakan ada orang yang mengaku menjebak Marry Jane di Filipina menyerahkan diri.
Hingga saat ini, masih belum ada kepastian lebih lanjut kapan Marry Jane akan menjalani hukuman matinya, sejumlah pihak banyak yang berharap dan mengupayakan agar Marry Jane bebas karena menurut beberapa data terbaru Marry Jane adalah salah satu korban dari perdagangan manusia. (Wita Ayodhyaputri)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya