Suara.com - Kepolisian Indonesia menggelar apel Pasukan Operasi Ketupat Jaya 2015 yang digelar di lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Kamis (9/7/2015). Apel itu dipimpin oleh Kepala Kepolisian Indonesia.
Kapolri Jendral Badrodin Haiti mengatakan gelaran Operasi Ketupat Jaya 2015 ini merupakan bentuk sinergitas antar instansi untuk memberikan rasa aman dan nyaman dalam perayaan Idul Fitri.
Dalam operasi ini Polri melibatkan beberapa instansi. Seperti TNI, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, Pemprov DKI Jakarta, dan Jasa Raharja.
"Pergerakan orang dan barang cenderung meningkat, termasuk juga gangguan kriminalitas cenderung ada peningkatan. Kita lakukan operasi dan operasi ini sifatnya kemanusian bukan hanya dari Polri tetapi juga instansi terkait lainnya," kata Badrodin usai menggelar apel
Total personil gabungan yang diterjunkan dalam operasi ini sebanyak 145.675 personil.
"Nanti ini akan mengawal. Peningkatan kriminalitas, masalah kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Kita berusaha menekan angka kecelakaan lalu lintas melalui upaya pengaturan dan penjagaan agar terjadi penurunan baik angka kecelakaan maupun korban," kata dia.
Dalam apel yang digelar sejak pagi tadi juga dihadiri oleh beberapa pejabat seperti Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok), Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudin Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian, Menteri PU Muhammad Basuki, perwakilan dari Jasa Raharja, perwakilan dari Kementerian Perhubungan, perwakilan dari TNI dan jajaran dari Polda Metro Jaya.
Kegiatan Operasi Ketupat Jaya 2015 ini akan digelar selama 16 hari dari 10 sampai dengan 25 Juli 2015.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
Terkini
-
Lepas 744 Bus di Monas, Pramono Anung Sebut Peserta Mudik Gratis Naik 34 Persen
-
Alasan Negara NATO Ogah Bantu AS Lawan Iran: Ini Bukan Perang Kami
-
Tragedi Gilimanuk: Saat Mudik Berubah Jadi Perjuangan Bertahan Hidup
-
Kenapa Plastik Biodegradable Tak Selalu Cepat Terurai? Ini Temuan Terbarunya
-
Meski ASN WFA, Menkes Pastikan RS Pemerintah Tetap Buka 24 Jam Selama Libur Nyepi dan Lebaran 2026
-
Viral Kepanikan Massal di Pantai Florida! Dikira Rentetan Tembakan Ternyata Hanya Suara Ini
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
UU Soal Uang Pensiun DPR Inkonstitusional Bersyarat, MK Perintahkan Pembuatan Aturan Baru
-
Hujan Rudal Iran Tak Kunjung Reda, Warga Israel Akui Tak Lagi Bisa Tidur Nyenyak
-
Gus Alex Penuhi Panggilan KPK dalam Kasus Haji, Langsung Ditahan?