- Personel Kodim 0623 Cilegon dan masyarakat menanam jagung di lahan dua hektare, Bulakan, Cilegon, pada 2 Mei 2026.
- Kegiatan tersebut merupakan bagian program TMMD ke-128 untuk mendukung ketahanan pangan nasional sesuai arahan pemerintah pusat.
- Kolaborasi ini menargetkan hasil panen lima hingga enam ton per hektare guna memperkuat ketahanan pangan daerah.
Suara.com - Pemandangan tak biasa terlihat pada salah satu lahan seluas 2 hektare di Kelurahan Bulakan, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Provinsi Banten, Sabtu pagi 2 Mei 2026.
Lahan seluas dua hektare yang sebelumnya tampak biasa, mendadak dipenuhi aktivitas. Puluhan personel TNI dari Kodim 0623 Cilegon, bersama kepolisian, Dinas Pertanian, hingga masyarakat, turun langsung ke lapangan untuk menanam jagung secara serentak.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 sekaligus langkah konkret mendukung ketahanan pangan nasional dalam kerangka Asta Cita yang diusung Prabowo Subianto.
Komandan Kodim (Dandim) 0623 Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori mengungkapkan, penanaman jagung di lahan seluas 2 hektare itu dilakukan untuk mensukseskan program pemerintah di tengah situasi global penuh perkembangan dinamika.
"Untuk kita bisa bertahan salah satunya melalui ketahanan pangan agar ke depannya masyarakat tidak perlu khawatir kerena negara kita ini negara kaya, negara subur," katanya, Minggu 3 Mei 2026.
Kata Dandim, pihaknya memanfaatkan lahan yang ada untuk ditanami jagung untuk mendukung program ketahanan pangan agar masyarakat tak khawatir dengan situasi yang saat ini berkembang di dunia internasional.
"Hari ini saya beserta Bu Kadis, Kapolsek, Danramil, Camat, Lurah serta kemlompok tani menanam jagung di lahan seluas 2 hektare. Kami menyiapkan lahan ini, menanam hingga nanti hasilnya kembali lagi dimanfaatkan untuk masyarakat," paparnya.
Atas program yang dipelopori Kodim 0623 Cilegon tersebut, Imam Buchori berharap akan terus dilanjutkan oleh masyarakat hingga instansi terkait di Kota Cilegon.
"Kami berharap dari instansi terkait, Pemkot, pertanian, kelompok tani, masyarakat tergerak sendiri. Kami mempelopori dan ke depannya bisa memberi kesadaran kepada masarakat atau instansi agar terus memanfaatkan lahan yang ada untuk ketahanan pangan," ujarnya.
Baca Juga: Penampilan Denny Caknan Sukses Tutup HUT ke-27 Cilegon, Alun-Alun Dipadati Ribuan Masyarakat
"Jadi kalau ada lahan sedikit di perumahan mungkin busa ditanami cabai, kita mengajak tentunya kepada masyarakat untuk terus mengembangkan ketahanan pangan," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Cilegon Juwadi mengapresiasi keterlibatan TNI dalam mendukung sektor pertanian di tengah keterbatasan lahan.
"Kami berterima kasih atas kolaborasi ini. Harapannya kelompok tani bisa semakin optimal memanfaatkan lahan yang ada, karena setiap tahun luas lahan pertanian cenderung berkurang," ujarnya.
Menurutnya, saat ini terdapat sekitar 10 hingga 11 hektare lahan yang berpotensi dikembangkan di wilayah tersebut, dengan dua hektare di antaranya telah ditanami jagung melalui kerja sama dengan Kodim Cilegon.
Kata dia, dalam satu hektare lahan, produksi jagung dapat mencapai sekitar 5 hingga 6 ton dengan masa panen sekitar tiga bulan. "Kami menyambut baik kerja sama dengan bapak TNI ini demi memperkuat ketahanan pangan daerah," tandasnya.
Berita Terkait
-
Penampilan Denny Caknan Sukses Tutup HUT ke-27 Cilegon, Alun-Alun Dipadati Ribuan Masyarakat
-
10 Tahun Memprihatinkan, Prajurit TNI Kodim 0623 Cilegon dan Warga Perbaiki Musala di Langon
-
49 Siswa di Cilegon Diduga Keracunan MBG, Polisi Telusuri Sisa Makanan Hingga Darah Korban
-
Gaji Rp3,5 Juta Jadi Umpan: Perempuan Dijebak Sindikat Prostitusi Online di Cilegon
-
Pelabuhan Merak Padat, 75 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi
-
Leo/Daniel Jadikan Gelar Juara Taipei Open 2026 Sebagai Kado Ultah
-
Anak Petani Banyumas Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN, Presiden Sematkan Tanda Pangkat
-
Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal