Suara.com - Rumah Penyimpanan Barang Sitaan Negara di Tangerang, Banten, terbakar pada Rabu (8/7/2015) malam. Sebagian barang sitaan polisi, KPK, dan kejaksaan hangus dilalap si jago merah.
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian memastikan gedung tersebut bukan milik Komisi Pemberantasan Korupsi, melainkan milik umum.
"Barang bukti yang dipunya KPK itu sedikit sekali yaitu alat kesehatan terkait kasus dugaan korupsi di Tangerang Selatan saja. Justru paling banyak barang bukti polisi," kata Tito usai menghadiri apel Gelar Pasukan Ketupat Jaya 2015 di Polda Metro Jaya, Kamis (9/7/2015).
Barang bukti milik Polres Jakarta Barat yang terbakar yaitu sebanyak 100 unit sepeda motor. Namun, Tito tidak merinci jenis barang sitaan milik KPK dan kejaksaan yang terbakar.
"Sejumlah barang bukti sitaan KPK juga ikut terbakar. Ada juga barang-barang dari kejaksaan," katanya.
Terkait dengan penyebab kebakaran, menurut laporan yang diterima Tito, diduga akibat korsleting lisrik.
Secara terpisah, pelaksana tugas Wakil Ketua KPK Indriyanto Seno Adji juga belum mendapatkan laporan lengkap tentang jenis sitaan KPK yang terbakar.
"Memang telah terjadi kebakaran, tapi saya belum terima laporan secara detail," kata Indriyanto.
Tag
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi