Suara.com - PT Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, mencatat sebanyak 19.453 calon penumpang batal berangkat karena operasional bandara tersebut ditutup akibat erupsi Gunung Raung di Jawa timur.
"Total ada 277 jadwal penerbangan domestik dan internasional dibatalkan dengan jumlah calon penumpang sebanyak 19.453 orang," kata Co-General Manager PT Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai, I Gusti Ngurah Ardita ditemui usai memberikan keterangan pers kepada awak media di Terminal Keberangkatan Internasional bandara setempat di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (10/7/2015) malam.
Ribuan penumpang tersebut kini telah ditangani oleh masing-masing maskapai penerbangan untuk diinapkan sementara di sejumlah hotel hingga kondisi penerbangan benar-benar aman untuk dilalui pesawat udara.
Sedangkan beberapa calon penumpang khususnya rute domestik jarak dekat di antaranya menuju Yogyakarta dan Surabaya, sebagian di antaranya memilih menggunakan jalur darat melalui Terminal Ubung Denpasar.
Pihak Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai menyediakan dua bus berukuran besar untuk mengakomodir transportasi dari bandara menuju Terminal Ubung.
Sementara itu hingga saat ini terdapat 25 pesawat dari maskapai dalam negeri maupun luar negeri yang terparkir di bandara setempat.
Terkait dengan hal itu, pihak regulator telah menggratiskan biaya parkir karena musibah alam tersebut.
Pada sisi landasan sebelah selatan di bandara itu mampu menampung 16 pesawat yang terparkir dan 35 pesawat yang bisa terparkir di sisi landasan sebelah utara.
Bandara I Gusti Ngurah Rai ditutup mulai Kamis (9/7) sekitar pukul 23.30 Wita hingga diperpanjang pada Sabtu (11/7) sekitar pukul 12.00 Wita karena dampak abu vulkanik Gunung Raung.
Sejumlah maskapai penerbangan di antaranya Indonesia AirAsia Extra dan Garuda Indonesia siap mengembalikan uang tiket atau "refund" apabila ada calon penumpang yang membatalkan penerbangan sesuai dengan ketenntuan masing-masing maskapai penerbangan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak