Suara.com - Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Jasa Marga Achiran Pandu Djajanto mengungkapkan jalan-jalan tol yang dikelola oleh pihaknya sudah dilakukan pengecekan dan persiapan untuk menghadapi arus mudik Lebaran tahun ini.
"Persiapan sudah dilakukan terutama di Jalan Tol Cikampek, Jalan Tol Palimanan-Kanci (Palikanci) dan Jalan Tol Semarang-Ungaran-Bawen," katanya kepada Antara dalam acara pelepasan peserta mudik bersama Jasa Marga di Padepokan Pencak Silat Indonesia, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (12/7/2015).
Ia menegaskan bahwa selain sudah dilakukan pengecekan, personel yang bertugas harus siap beroperasi selama 24 jam.
Jasa Marga menyelenggarakan acara mudik bersama yang mengerahkan 28 armada bus dan diikuti oleh 1.300 peserta dengan kota tujuan utama Solo dan Yogyakarta.
Para peserta mudik bersama tersebut utamanya adalah masyarakat jalan tol dan pekerja kantor Jasa Marga di kawasan Jabodetabek.
"Peserta adalah pegawai yang sehari-hari bekerja di Jasa Marga seperti tukang sapu jalan, karyawan, serta masyarakat di sekitar kantor Jasa Marga atau jalan tol yang benar-benar membutuhkan," kata Kepala Bagian Humas Jasa Marga Wasta Gunadi.
Pihak penyelenggara juga melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi bus yang berpartisipasi dalam acara mudik bersama tersebut. Dari 38 pengemudi dan asisten pengemudi yang diperiksa, hanya ada empat orang yang terindikasi mengalami tekanan darah tinggi.
"Mayoritas sehat, hanya empat yang tekanan darahnya tinggi. Kami memberi obat darah tinggi dan vitamin untuk dikonsumsi dua kali sehari," kata dr Sri, petugas kesehatan yang bertugas memeriksa pengemudi dalam mudik bersama Jasa Marga.
Untuk mudik bersama tahun ini, Jasa Marga mengeluarkan anggaran tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sebesar Rp600 juta, atau meningkat hampir 16 persen dari anggaran tahun lalu.
Berita Terkait
-
Skema One Way Berakhir, Ruas Tol Cipali Kembali Beroperasi Normal
-
Lalu Lintas Arus Balik di Tol Jakarta-Cikampek Mulai Normal, Contraflow Dihentikan
-
Periode Akhir Arus Balik Lebaran, Jasa Marga Imbau Pemudik Gunakan Rest Area Alternatif
-
Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan
-
Mudik 2026 Membludak, 2,8 Juta Kendaraan Padati Tol Jasa Marga
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah
-
Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu
-
Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa
-
3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!
-
Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana
-
Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov
-
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS
-
Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil