Suara.com - Tim kuasa hukum Margriet Christina Megawe (Margaret) diteriaki sejumlah warga yang menghadiri sidang praperadilan perdana terkait penetapan tersangka Margaret dalam kasus pembunuhan Angeline di Pengadilan Denpasar, Senin (13/7/2015).
Teriakan warga pecah saat Posko Simbolon, salah satu tim kuasa hukum Margaret, membacaan permohonan. Posko Simbolon mengatakan bahwa mereka membela Margaret bukan karena ingin menjadi terkenal seperti yang dituduhkan masyarakat selama ini.
"Kami tidak mencari sensasi, atau ingin menjadi terkenal. Kami membela klien kami sesuai dengan kebenaran," ujar Posko saat membacakan permohonan praperdilan, di Pengadilan Negeri Denpasar, Senin (13/7/2015).
Saat itulah, ratusan warga yang memadati ruang sidang langsung berteriak "huu".
"Salah kok dibela", teriak salah seorang warga.
Selain itu juga ada salah satu warga berteriak "Pengacara cari sensasi". Teriakan itu muncul sesaat setelah kuasa hukum Margaret yang lain, Aldres Napitupulu, membacakan permohonan.
Saat ini sidang praperadilan yang mempraperdilkan Polda Bali itu masih berlangsung. Sidang yang dimulai pukul 10.45 WITA itu terlihat ramai. Berulang kali warga yang sedang menyaksikan sidang praperadilan itu teriak-teriak mencaci maki para kuasa hukum Margaret.
Sidang perdana praperadilan itu oleh dipimpin oleh hakim tunggal yaitu Ahmad Paten Silly. (Luh Wayanti)
Berita Terkait
-
Kabar Duka: Ketua KPAI Margaret Maimunah Meninggal Dunia di Jakarta
-
Pengaduan Pelanggaran Hak Anak ke KPAI Melonjak, Identitas 66 Persen Pelaku Tidak Diungkap
-
4 Inspirasi OOTD Pakai Kemeja ala Yoriko Angeline, Simpel tapi Chic!
-
Liburan Romantis Akhir Tahun, Margaret River Australia Barat Wajib Masuk List
-
Bukan Horor, Film 'Pesugihan Sate Gagak' Malah Jadi Ajang Tahan Tawa Yoriko Angeline
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028