Suara.com - Tim cyber crime Polda Metro Jaya tengah melacak twit dari akun Twitter milik Akseyna Ahad Dori yang muncul pada Sabtu (11/7/2015) lalu. Akseyna merupakan mahasiswa Universitas Indonesia jurusan biologi yang dibunuh dan jenazahnya dibuang ke danau kawasan UI.
"Kita sudah tahu akun tersebut, kita sedang lakukan penyelidikan siapa yang menghidupkan akun tersebut, dan motifnya apa. Tim cyber sedang bekerja untuk melacak," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Muhammad Iqbal, Senin (13/7/2015).
Postingan yang muncul dalam akun Twitter Akseyna akan memudahkan polisi mengungkap pembunuh.
"Kalau sudah ketahuan siapa dibalik akun tersebut kita akan mintai keterangan, mudah-mudahan ini petunjuk dari Allah untuk mengungkap kasus ini," kata Iqbal
Seperti diketahui, tiba-tiba akun @akseyna muncul twit. “SY JANJI, AKN BLS SMUA PRBUATAN KALIAN TRHDAP ACE, SY AKN BLJR MNJADI “KALIAN” & TENTUNYA MELAKUKAN HAL SAMA DGN CRA SY SNDIRI, CAMKAN ! -R-.” Twit ini muncul sekitar pukul 18.00 WIB.
Tak lama setelah ngetwit, akun tersebut hilang.
Akseyna membuat akun pada Juli 2012. Ia memiliki 784 pengikut dan mengikuti 286 akun lainnya.
Ayah Akseyna, Kolonel (sus) Moerdoto mengaku kaget twit yang muncul tersebut. Menurut dia, selama ini Akseyna tidak pernah memberitahukan password kepada orang lain.
"Saya penasaran siapa yang mengaktifkan akun itu. Sebab ini aneh sekali karena saya yakin anak saya sangat merahasiakan password maupun user name Twitter-nya," kata Moedoto.
Akseyna ditemukan meninggal pada 28 Maret 2015. Dia meninggal di usia 18 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan