Suara.com - Menjelang Lebaran, sejumlah jasa penitipan hewan di Kota Solo, Jawa Tengah kebanjiran order. Karena banyaknya yang menitipkan hewan peliharaan mereka , maka pengelola pun menaikkan harga hingga 2 kali lipat.
Warga menitipkan hewan peliharaannya lantaran tak ingin hewan peliharaan mereka tidak terurus.
Salah satu petugas perawatan hewan Klinik Hewan Kawatan Solo, Supri tampak memandikan salah satu hewan titipan. Supri bercerita mulai kedatangan hewan titipan sejak akhir pekan lalu atau 7 hari sebelum Lebaran. Sementara sang pemilik mudik.
Kebanyakan hewan yang dititipkan adalah kucing dan anjing. Mereka dititipkan selama empat hingga enam hari.
"Sampai saat ini sudah ada 25 hewan yang dititipkan," terang Supri ditemui di tempat jasa penitipan hewannya, Rabu (15/7/2015).
Kebanyakan kliennya sudah memesan jauh hari jika ingin menitipkan peliharaan. Paling tidak sejak 2 bulan lalu. Namun ada juga pelanggannya yang langsung menitipkannya mendadak. Dia memprediksi hewan yang akan dititipkan akan terus bertambah.
Sementara harga jasa penitipan sengaja dinaikan Supri. Bahkan sampai 2 kali lipat.
"Biasanya Rp50-Rp60 ribu per hari untuk anjing, namun untuk Lebaran ini naik menjadi Rp80 ribu per hari. Untuk kucing hari biasa itu Rp30-Rp40 ribu per hari, Lebaran naik menjadi Rp50-Rp80 ribu per hari," sebut Supri.
Selama di tempat penitipan, hewan tersebut akan mendapatkan fasilitas seperti makan, kandang, penyisiran dan mandi hewan. Selain itu, hewan yang dititipkan akan mendapatkan penjagaan oleh petugas secara bergantian. Hal itu dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada pemilik selama ditinggal mudik Lebaran.
"Selain melayani penitipan, kami juga melayani pemeriksaan dan pengobatan hewan," papar Supri lagi.
Penaikan harga juga dilakukan tempat penitipan hewan Pet Shop Penumping di Kawasan Penumping, Laweyan. Kisarannya sama, sampai 2 kali lipat. Selama Lebaran, Pet Shop Penumping menyediakan sebanyak 50 kandang khusus kucing.
"Kami hanya menerima hewan jenis kucing yang sehat. Karena di tempat kami hanya untuk penitipan khusus kucing saja yang lain tidak," terang pemilik Pet Shop Penumping, Rio Rosha Putra.
Rio menjelaskan, untuk biaya penitipan selama momen Lebaran mengalami peningkatan 100 persen, dari Rp30 ribu per hari, menjadi Rp60 ribu per hari. Disamping itu, juga menyediakan dokter hewan untuk menjaga kondisi agar hewan yang dititipkan tetap dalam kondisi sehat. (Labib Zamani)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025