Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mewanti-wanti kader partainya agar tidak berambisi menjadi kepala daerah hanya untuk memperkaya diri. Peringatan itu disampaikan Megawati saat membuka sekolah calon kepala daerah PDIP di Wisma Kinasih Depok, Jawa Barat, Selasa(21/7/2015).
"Apalagi kalau di daerahnya ada banyak tambang, perkebunan, maka berlomba-lomba jadi kepala daerah. Karena apa? Banyak kepala daerah saat ini yang hanya memikirkan dirinya sendiri, ingin memperkaya dirinya sendiri," kata Megawati.
Menurutnya, hingga saat ini sudah ada 128 kepala daerah yang sudah dipenjarakan oleh KPK. Namun Megawati mengaku heran para kepala daerah tidak juga berhenti merampok uang rakyat. Dirinya pun meminta agar para calon kepala daerah berkomitmen untuk tidak melakukan hal yang sama bila dirinya ingin direkomendasikan oleh PDIP.
"Monggo dipikir lagi, sebelum saya berikan rekomendasi," kata Megawati.
Dia berpesan agar para calon kepala daerah untuk tidak melakukan korupsi. Ia menjamin tanpa melakukan aksi korupsi, kepala daerah pasti akan terkenal, asalkan mampu bekerja dengan baik. Dia juga mengajak para calon kepala daerah untuk menjadikan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini sebagai contoh.
"Jangan ada pikiran untuk mencoba-coba, lakukan pekerjaan dengan baik, pasti akan terkenal. Saya inginnya seperti Risma begitu," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!