Suara.com - Warga yang tinggal di sekitar Gereja Baptis Indonesia (GBI) Saman di Bangunharjo, Sewon, Bantul, ternyata tak pernah bentrok dan hidup akur.
Salah seorang warga setempat, Candra, saat ditemui Suara.com di lokasi, Rabu (22/7/2015), mengaku warga saling mendukung satu sama laimn walaupun mayoritas adalah Muslim.
"Kalau soal toleransi atau kerukunan antar umat beragamanya bagus, di sini mayoritas warga pendatang, bahkan saat tradisi nyadran dilakukan secara bersama, tidak pernah ada masalah soal toleransi beragama, meskipun mayoritas memang muslim," kata Candra
Candra menambahkan, kerukunan antar umat beragama tersebut bahkan sudah terjalin lebih dari 30 tahun.
Warga juga tidak pernah mempersoalkan jika ada jemaat GBI Saman beribadah.
Dia malah mengaku kaget dengan pembakaran yang dilakukan orang tak dikenal pada GBI Saman tersebut.
Senada dengan Candra, Pendeta Joni Teguh Haryadi yang sudah lebih dari 7 tahun menetap dan tinggal belakang GBI Saman mengatakan, toleransi dan kerukunan antar umat beragama di wilayah tersebut sangat baik.
Dia juga bahkan ikut acara arisan maupun kunpul - kumpul kampung setempat.
"Ya saya juga ikut acara arisan, kalau pas lebaran juga ikut kumpul syawalan, acara 17 agustus juga ikut, sebenernya kalau soal kerukunan antar umat beragama disini sangat baik," kata Pendeta Joni.
Bahkan menurut Pendeta Joni, kerukunan antar umat beragama juga terlihat saat GBI Saman a dibakar oleh pihak yang tak bertanggung jawab.
"Saat kebakaran terjadi kebetulan saya tidak dilokasi, saya sedang di Tamsis karena ada saudara datang, pagi setengah enak saya baru sampai Gereja dan justru beberapa bagian Gereja sudah hangus tapi sisa kebakaran malah sudah dibersihkan oleh warga sekitar, saat kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 WIB tanggal 22 kemarin juga justru warga yang memadamkan apinya dan itu membuktikan kerikunan antar umat beragama di wilayah ini," cerita Pendeta Joni.
Pendeta Joni sebenarnya juga mengaku kaget dengan aksi pembakaran yang dilakukan oleh pihak tak bertanggung jawab.
"Saya tahu pertama kali Gereja dibakar dari jemaat melalui SMS, pas paginya saya lihat dan dengar cerita pintu engsel Gereja dikalungi ban yang sudahdikasih bensin terus dibakar," kata Pendeta Joni. (Wita Ayodhyaputri)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai