Suara.com - Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Budi Waseso mengaku tak gentar atas gerakan petisi desakan kepada Presiden Joko Widodo untuk mencopot dirinya melalui internet. Dia menegaskan lebih fokus memikirkan pekerjaannya, daripada desakan masyarakat agar dirinya berhenti sebagai Kabareskrim.
"Slow saja. Saya kan bertugas jalankan amanah, perintah undang-undang dan perintah negara," kata Budi Waseso, di Mabes Polri, Rabu (22/7/2015).
Budi mengaku akan melepas jabatannya sebagai kepala detektif kepolisian itu bila tugasnya telah selesai. Atau bila dia dicopot oleh Kapolri dan Presiden Jokowi.
"Jadi kalau sudah selesai tanggung jawab saya, sebagai perintah negara, ya sudah," ujarnya.
Budi menambahkan, dirinya tak khawatir atas dukungan petisi pencopotan dirinya yang semakin ramai. Menurutnya, jumlah warga yang mendukung petisi itu tidaklah banyak.
"Emang berapa sih yang tandatangan (petisi)? Bandingkan saja sama jumlah warga di republik ini," ucapnya.
Budi mengaku tidak antikritik atas kinerjanya yang sering menimbulkan kontroversi. Dia malah mengimbau kepada kelompok warga yang tidak suka atas kinerjanya, untuk melapor ke Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) dan Propam Mabes Polri, atau bisa juga ke Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).
"Saya tidak masalah ada koreksi. Namun kalau untuk pembuktian, silakan di Internal Propam dan Irwasum. Atau eksternal ke Kompolnas," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Menkes Budi dan Direksi BTN Jadi Guide Runner Pelari Disabilitas di 5K BTN JAKIM 2026
-
Lawatan Prabowo Jadi Sorotan: Investasi Asing Lesu, Beban Ekonomi Rakyat Malah Naik
-
Jakarta Core: Ketika Anak Muda Belajar Jatuh Cinta pada Kotanya Sendiri
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,7, Empat Desa Laporkan Kerusakan Bangunan
-
Insiden Taichung Taiwan: 6 dari 7 PMI yang Diamankan Berstatus Pekerja Kaburan
-
Perubahan Iklim Masuk ke Ruang Kelas: Ketika Suhu Sekolah Mulai Mengganggu Proses Belajar
-
Pigai Bantah MBG Langgar HAM, Sebut Komentar Komnas HAM Sangat Dangkal
-
Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
-
PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Dibunuh Israel Sejak Oktober 2025
-
Heboh Mobil Terpasang Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Dituding Terlibat Aktor Politik Praktis