Kapolri Jenderal Badrodin Haiti [suara.com/Erick Tanjung]
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menyebut ada nama warga negara asing yang terdaftar sebagai peserta acara seminar dan Kebaktian Kebangunan Rohani berskala internasional yang diselenggarakan organisasi Gereja Injili di Indonesia di Kabupaten Tolikara, Papua. Acara tersebut berlangsung bersamaan dengan pelaksanaan hari raya Idul Fitri.
"Di proposal kegiatannya itu ada (warga asing). Sesuai prosedurnya yang memberikan izin itu dari Mabes Polri, karena kegiatan itu tingkat internasional, dan ada lima orang asing yang terdaftar di situ," kata Badrodin di Mabes Polri terkait dengan kasus keributan di Tolikara, Jumat (22/7/2015).
Badrodin mengatakan petugas, saat ini sedang mencari tahu apakah warga negara asing yang namanya tercatat di daftar peserta tersebut datang ke acara atau tidak.
"Apakah yang bersangkutan datang atau tidak kan kami belum tahu. Kami akan menelusuri," ujarnya.
Polisi, kata Badrodin, akan menyelidiki motif warga negara asing menjadi peserta acara Kebaktian Kebangunan Rohani.
Polisi, katanya, akan meminta keterangan dari para saksi.
"Di proposal kegiatannya itu ada (warga asing). Sesuai prosedurnya yang memberikan izin itu dari Mabes Polri, karena kegiatan itu tingkat internasional, dan ada lima orang asing yang terdaftar di situ," kata Badrodin di Mabes Polri terkait dengan kasus keributan di Tolikara, Jumat (22/7/2015).
Badrodin mengatakan petugas, saat ini sedang mencari tahu apakah warga negara asing yang namanya tercatat di daftar peserta tersebut datang ke acara atau tidak.
"Apakah yang bersangkutan datang atau tidak kan kami belum tahu. Kami akan menelusuri," ujarnya.
Polisi, kata Badrodin, akan menyelidiki motif warga negara asing menjadi peserta acara Kebaktian Kebangunan Rohani.
Polisi, katanya, akan meminta keterangan dari para saksi.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus