Suara.com - Akhir arus balik di jalur selatan Jawa Barat lintas Nagreg-Cileunyi, Kabupaten Bandung, Minggu (26/7/2015), didominasi kendaraan roda dua, sedangkan roda empat terjadi penurunan dibandingkan sehari sebelumnya.
"Roda dua menjadi kendaraan yang paling banyak melewati Cileunyi menuju barat di H+9 ini," kata Kepala Polres Bandung AKBP Erwin Kurniawan di Pos Terpadu di Cileunyi, Minggu.
Ia mengatakan, berdasarkan hasil pengamatan arus kendaraan hingga, Minggu petang tidak terjadi lonjakan arus balik kendaraan dari timur menuju barat.
Kendaraan roda empat, kata Erwin, yang masuk Tol Cileunyi sudah menunjukan penurunan setiap harinya, namun sebaliknya dengan roda dua menuju Kota Bandung meningkat.
"Kalau roda dua tetap naik dari hari kemarin," katanya.
Erwin menyatakan, arus balik kendaraan lintas Cileunyi dari arah Sumedang, Garut dan Tasikmalaya menuju Bandung, Jakarta dan sekitarnya berakhir hingga pukul 00.00 WIB.
Selama arus balik, kata dia, tidak terjadi hambatan arus kendaraan sepanjang jalur Nagreg perbatasan dengan Garut hingga memasuki Tol Cileunyi.
"Selama arus balik di jalur selatan wilayah Polres Bandung ini tidak terjadi hambatan," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu