Suara.com - Arus balik kendaraan pada H+7 libur panjang Idul Fitri 1436 Hijriyah di jalan Tol Jakarta-Cikapek cenderung ramai lancar.
Berdasarkan pantauan Antara di Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta, Sabtu, pada pukul 17.00 WIB, arus kendaraan yang didominasi mobil pribadi cukup padat.
Kepadatan terjadi terutama menjelang tiga titik rest area antara kilometer (km) 62 dengan km 41. Meski demikian kendaraan masih dapat dipacu dengan kecepatan di atas 30 kilometer (km) per jam.
Pertemuan arus kendaraan dari Tol Cipali dan Cilenyi pada H+7 Lebaran 2015 ini tidak sepadat di hari-hari sebelumnya. Hal ini karena jumlah kendaraan yang memasuki Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta sudah menurun.
Pemudik dari Semarang yang akan menuju Cinere, Depok, Aditya B Prabowo mengatakan masuk melalui Tol Cipali sekitar pukul 17.00 WIB dan sudah bisa masuk ke Bekasi Barat sekitar pukul 18.30 WIB.
"Yang sempat tersendat tadi di setiap menjelang 'rest area'. Perkiraannya di Karawang Barat juga macet panjang, ternyata tidak, tapi tadi cukup padat," ujar dia.
Antrean sekitar 300 hingga 400 meter, menurut dia, sempat terjadi di Gerbang tol utama Cikarang Barat. "Antrean kendaraan yang 'double' di setiap pintu tol bikin lama pembayaran. Itu jadi masalah juga," katanya.
Sebelumnya, berdasarkan informasi dari humas PT Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek Iwan Abriyanto, jumlah kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta sudah mengalami penurunan sejak Senin (20/7).
"Lalu lintas pada Senin (20/7), sekitar 103 ribu kendaraan. Angka tersebut menurun pada Rabu (22/7), sekitar 101 ribu kendaraan, dan mencapai 98 ribu kendaraan pada Kamis (23/7)," ujar Iwan.
Pihak Jasa Marga, menurut dia, melakukan antisipasi arus kendaraan dengan melakukan contraflow kanan jika memang kemacetan terjadi. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal