Suara.com - Kementerian Kehakiman dan Kementerian Luar Negeri Filipina datang menemui Jaksa Agung HM Prasetyo hari ini, Rabu (29/7/2015). Mereka datang untuk membahas kelanjutan kasus terpidana mati asal Filipina, Mary Jane Fiesta Veloso.
Mereka tiba di gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan sekitar pukul 10.00 WIB.
"iya mereka datang untuk membicarakan itu (Mary Jane)," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Tonny T Spontana.
Namun pihak delegasi Pemerintah Filipina itu belum memberikan keterangan resmi atas kedatangannya tersebut.
Seperti diberitakan, Mary Jane lolos dari dieksekusi pada tahap dua pada April 2015 lalu di detik-detik akhir. Eksekusinya ditunda karena kesaksiannya dibutuhkan untuk membongkar kasus perdagangan manusia di negaranya.
Mary Jane lolos setelah mantan majikan yang meminta dirinya ke Indonesia mengakui perbuatannya dan menyerahkan diri ke kepolisian Filipina.
Dia diduga menjadi korban dari perdagangan manusia dan dimanfaatkan sebagai kurir narkoba oleh majikannya tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
Terkini
-
79,9 Persen Publik Puas pada Prabowo, Dasco: Catatan Ketidakpuasan Tetap Penting
-
Siram Air Keras Secara Acak, Tiga Pelajar di Jakpus Ditangkap, Dua Masih di Bawah Umur
-
Beringas Ancam Wali Kota Bekasi Pakai Sajam, Pedagang Duta Harapan Akhirnya 'Ciut' Minta Maaf
-
Ketimpangan PBI JKN: 54 Juta Warga Miskin Belum Terdaftar, 15 Juta yang Mampu Masih Terima Subsidi
-
Rieke 'Oneng' Kritik Sengkarut Data PBI BPJS: Di Balik Angka Ada Nyawa Rakyat yang Dipertaruhkan
-
Rp 48,7 Triliun Dana PBI JKN Dipertanyakan, Mensos Akui Banyak Tak Tepat Sasaran
-
Sebut Ada 'Kejutan' di Balik Kisruh BPJS PBI, Menkeu: Jangan Coret 11 Juta Peserta Sekaligus
-
Gunung Karangetang Masih Level II Waspada, Warga Siau Diminta Tak Nekat Masuk Radius Bahaya
-
Ratusan Relawan Sisir Kawasan Wisata IKN, Hampir Satu Ton Sampah Diangkut
-
Viral Disangka Gendong Mayat, Pria di Tambora Ternyata Bawa Biawak 2 Meter