Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merombak struktur birokrasi pemerintah lagi. Besok, Jumat (31/7/2015), dia akan melantik 30 pejabat baru.
"Besok, rencananya pelantikan pejabat pukul 09.00 pagi dan untuk pejabat eselon III saja. (Perombakan) pejabat eselon II nya belum," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Agus Suradika di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (30/7/2015).
Pada saat bersamaan, pemerintah juga tengah menyeleksi pejabat untuk eselon II untuk mengganti pejabat-pejabat yang kinerjanya tak maksimal.
"Kemarin kan nominatornya sudah 30 pejabat (eselon III). Kami mau tambah lagi sekarang, nanti yang terpilih jadi pejabat eselon II yang dipilih oleh Gubernur," kata Agus.
Sebelumnya beredar kabar, tidak hanya pejabat eselon III yang akan dilantik besok, melainkan juga eselon II, III, dan IV.
Pejabat eselon II yang kabarnya akan diganti yaitu Kepala Biro Umum Agustino Dharmawan, Wali Kota Jakarta Selatan Syamsudin Noor, dan pelantikan pelaksana tugas Bupati Kepulauan Seribu Budi Utomo menjadi Bupati Kepulauan Seribu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi
-
Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik
-
Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran