Suara.com - Tersangka Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho tidak memenuhi panggilan KPK, Selasa (4/8/2015), untuk diperiksa sebagai saksi tersangka pengacara O. C. Kaligis dalam kasus dugaan suap hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara Medan.
"Pak gubernur diperiksa sebagai saksi untuk Pak O. C. Kaligis, tapi kondisi fisik dan psikologisnya masih kecapean usai menjalani pemeriksaan selama sembilan jam tadi malam. Ia pun meminta untuk diberikan waktu istirahat," kata pengacara Gatot, Razman Arif Nasution, di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Gatot meminta pemeriksaannya dijadwal ulang pada Rabu (5/8/2015). Razman mengatakan penyidik KPK sudah menerima permintaan Gatot.
"Kami sudah ajukan penundaan pemeriksaan. Rencananya besok Rabu klien saya akan menjalani pemeriksaan pengganti sekitar pukul 10.00 pagi," katanya.
Usai menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka, semalam, Gatot dan istri muda, Evy Susanti, langsung ditahan KPK.
Keduanya ditahan untuk memudahkan penyidik mengusut kasus yang sudah menjerat delapan tersangka. Gatot ditahan di Lapas Cipinang, sementara istrinya ditahan di Rutan KPK.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!