Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso menemui Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota Jakarta, Senin (4/5) [suara.com/Bowo Raharjo]
Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso khawatir menimbulkan polemik baru antara Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi bila menindaklanjuti laporan pengacara dan anak O. C. Kaligis dengan tuduhan penculikan dan penyalahgunaan kewenangan.
Budi Waseso pun meminta media massa jangan mengait-kaitkan kasus dengan hubungan KPK dan Polri.
"Nanti jangan dilarikan isunya ke KPK vs Polri, ini soal dugaan tindakan penyalahgunaan wewenang dan tindakan melanggar hukum. Saya harap, kalau saya menangani kasus ini atau apapun jangan dikait-kaitkan dengan kepentingan institusi atau lembaga, ini murni penegakan hukum," kata Budi Waseso di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2015).
Dia berharap penanganan laporan kelompok Kaligis tak menimbulkan pandangan negatif di mata publik, mengingat ketika Bareskrim menangani perkara pimpinan dan penyidik KPK, masyarakat menilai miring lembaga Polri. Publik menilai Polri balas dendam kepada KPK karena pernah menetapkan Budi Gunawan -- sekarang Wakapolri -- menjadi tersangka dugaan korupsi.
"Jangan sampai menimbulkan persepsi negatif nanti. Tidak boleh seperti itu, ini murni penegakan hukum," kata mantan Kapolda Gorontalo.
Budi Waseso pun meminta media massa jangan mengait-kaitkan kasus dengan hubungan KPK dan Polri.
"Nanti jangan dilarikan isunya ke KPK vs Polri, ini soal dugaan tindakan penyalahgunaan wewenang dan tindakan melanggar hukum. Saya harap, kalau saya menangani kasus ini atau apapun jangan dikait-kaitkan dengan kepentingan institusi atau lembaga, ini murni penegakan hukum," kata Budi Waseso di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2015).
Dia berharap penanganan laporan kelompok Kaligis tak menimbulkan pandangan negatif di mata publik, mengingat ketika Bareskrim menangani perkara pimpinan dan penyidik KPK, masyarakat menilai miring lembaga Polri. Publik menilai Polri balas dendam kepada KPK karena pernah menetapkan Budi Gunawan -- sekarang Wakapolri -- menjadi tersangka dugaan korupsi.
"Jangan sampai menimbulkan persepsi negatif nanti. Tidak boleh seperti itu, ini murni penegakan hukum," kata mantan Kapolda Gorontalo.
Dalam laporan, KPK dianggap menculik dan menyalahgunakan kewenangan ketika menangkap Kaligis untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan penyuapan hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara, Medan, Sumatera Utara.
"Iya sudah lapor kemarin, sekarang sedang kami kaji (laporannya)," kata Budi siang tadi.
"Iya sudah lapor kemarin, sekarang sedang kami kaji (laporannya)," kata Budi siang tadi.
Setelah menerima laporan, Budi mengatakan penyidik Bareskrim akan mempelajarinya.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata
-
PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa
-
Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang
-
Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap
-
Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping
-
Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat
-
Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi
-
Waspada Fenomena Bulan Purnama, BMKG Prediksi Banjir Rob Kepung Pesisir NTT Hingga 2 Juni
-
Indonesia Berduka, TNI AD Kehilangan Putra Terbaik Jenderal Ryamizard Ryacudu