Suara.com - Juara dunia dua kali Marc Marquez meraih posisi start terdepan untuk Grand Prix Indianapolis pada Minggu (9/8/2015), setelah melalui kualifikasi di Indianapolis Motor Speedway pada Sabtu (8/8/2015).
Pebalap Spanyol berusia 22 tahun itu --yang membela tim Repsol Honda, mencatatkan waktu tercepat dalam satu putaran yakni satu menit 31,884 detik.
Marquez, yang tidak terkalahkan di kompetisi MotoGP di tanah AS, akan mengincar kemenangan beruntun ketiga di ajang Indianapolis yang telah berusia delapan tahun.
Marquez mengatakan dirinya gembira dengan penampilannya pada Sabtu. "Sepertinya di sini kami mampu untuk tampil cepat," tambahnya.
"Kunci untuk balap, saya pikir pada putaran-putaran terakhir di mana semua orang akan berjuang dengan grip di bagian belakang."
"Namun kami akan mencoba untuk melakukan yang terbaik, dan berusaha untuk siap bertarung. Maka besok akan menjadi balap yang menarik."
Menghitung kemenangannya pada 2011 dan 2012 di Moto2, ia berada di jalur untuk mencatatkan kemenangan kelima di sirkuit IndyCar.
Marquez menjadi orang pertama yang mencatatkan start terdepan sebanyak tiga kali secara beruntun di ajang ini. Pada 10 balap MotoGP musim ini, ia lima kali start dari posisi terdepan. Sepanjang karirnya di MotoGP, Marquez mengkoleksi 27 start terdepan dari 47 balap.
Pebalap-pebalap Spanyol akan menghuni baris terdepan untuk balap Minggu.
Dani Pedrosa, rekan setim Marquez di Honda, mencatatkan waktu kualifikasi tercepat yakni 1:32,055, sedangkan Jorge Lorenzo dari Yamaha akan start dari posisi ketiga setelah lolos kualifikasi dengan torehan waktu 1:32,186.
Pemuncak klasemen Valentino Rossi dari Yamaha lolos di urutan kedelapan pada Sabtu, yang membuatnya mencatatkan kualifikasi terendah pada musim ini.
Di Moto3, Danny Kent dari Honda akan start dari posisi terdepan dengan catatan waktu kualifikasi 1:40,703.
Miguel Oliveira dari Portugal dan Zulfahmi Khairuddin dari Malaysia akan melengkapi baris terdepan.
Kualifikasi Moto2 menutup aksi pada Sabtu, di mana pebalap Spanyol lain mengamankan posisi start terdepan.
Mengendarai Kalex, Alex Rins (19) lolos kualifikasi dengan catatan waktu 1:36,549.
Bergabung dengan Rins di baris terdepan adalah dua pebalap Kalex, Tito Rabat asal Spanyol dan Mika Kallio dari Finlandia. Catatan waktu Rabat adalah 1:36,686. Kallio yang memenangi balap di sini pada 2014, lolos kualifikasi dengan catatan 1:36,865.
"Saya tahu saya perlu sedikit mendorong untuk membuat perbedaan," kata Rins. "Penting untuk start dari posisi terdepan karena pada seri-seri ini, ini sangat kompetitif. Saya mengharapkan balap yang bagus (pada esok hari)." (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua