Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono versi Munas Jakarta dijadwalkan akan menjadi juru kampanye untuk beberapa kabupaten di Sulawesi Selatan yang akan menggelar pemilihan umum kepala daerah serentak di 11 kabupaten, Desember 2015.
"Pak Agung akan menjadi juru kampanye di beberapa Pilkada Sulawesi Selatan. Beberapa tokoh nasional di DPP akan turun tangan menjadi jurkam," ujar Wakil Sekretaris Jenderal DPP Golkar kubu Agung, Sabil Rachman, Minggu (9/8/2015).
Dia mengatakan, tahapan pendaftaran bakal calon kepala daerah sudah ditutup dan tahapan selanjutnya adalah penetapan calon, siapa saja yang akan lolos.
Usai penetapan dilakukan, tahapan selanjutnya adalah masa kampanye yang akan mulai digelar 28 Agustus. Untuk calon yang diusung Golkar, beberapa tokoh nasional akan menjadi juru kampanye termasuk ketua umumnya.
Meskipun sudah menyatakan jika Agung Laksono akan menjadi jurkam, Sabil belum mengetahui di mana saja daerah yang akan diikutinya untuk kampanye.
"Belum ada jadwal di mana-mana saja akan berkampanye. Yang pastinya kita sedang mengkoordinasikannya dulu sama tim pemenangan Golkar," katanya.
Salah satu kader Golkar yang juga bakal calon kepala daerah yang berasal dari Kabupaten Luwu Timur, Badarudddin Andi Picunang, menyatakan tiga tokoh nasional telah menyatakan kesiapannya untuk mengkampanyekan dirinya bersama pasangannya Andi Baso Makmur pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Luwu Timur.
Tiga tokoh nasional yang dimaksud Ketua Umum DPP Golkar, Agung Laksono, Ketua Umum DPP Hanura, Wiranto, dan Ketua Dewan Kehormatan DPP PAN, Amien Rais. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian